Padang  

DLH Padang dan IGES-CCET Jepang Kerjasamakan Pengelolaan Sampah Organik 

Kepala DLH Padang, Mairizon. (*)

PADANG  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang bekerjasama dengan IGES-CCET Jepang (Institute for Global Environmental Strategies and Centre Collaborating with UNEP on Environmental Technologies) dalam pengelolaan sampah organik di Kota Padang.

Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan telah melakukan rapat virtual dengan IGES-CCET yang dihadiri perwakilan dari duta besar Indonesia untuk Jepang, perwakilan dari IMT-GT (Indonesia Malaysia Thailand-Golden Triangle) dan Universitas Andalas.

“Rapat tersebut membahas tentang penentuan lokasi Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) dan Bank Sampah yang akan dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project), yang berfokus dalam pengelolaan sampah organik berupa pembuatan kompos dan pupuk kandang,” kata Mairizon, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga  PPKM Darurat, Ini Syarat Masuk Padang, Padang Panjang dan Bukittinggi

Adapun adapun lokasi yang akan dijadikan pilot project untuk disurvei yakni Bank Sampah Bangau Putih di Parupuk Tabing, Bank sampah Lidah Mertua di Bungo Pasang. Bank Sampah Mandiri di Pasa Gadang, Bank Sampah Sakinah di Batu Gadang dan Bank Sampah Hidayah di Bandar Buat.

Sementara untuk UPPO, DLH Padang sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dalam merekomendasikan tiga UPPO yang nantinya akan disurvei.

Yakni UPPO Pancaran Usaha di Kuranji, UPPO Kubang Saiyo di Limau Manis, Kecamatan Pauh, UPPO Rintisan Rizki di Mata Air, Kecamatan Padang Selatan.

Baca Juga  17 Parpol Sudah Mendaftar ke KPU Sumbar, Minus Partai Garuda

Mairizon berharap, kerjasama ini dapat memaksimalkan pengelolaan sampah organik guna mengurangi timbulan sampah, terutama sampah organik di Kota Padang. (Charlie)