Padang  

Bahaya Asap Rokok Bisa Jadikan Anak Stunting

Ilustrasi. (*)

PADANGĀ  – Rokok menjadi sumber masalah kesehatan bagi banyak orang. Tidak hanya kepada perokok itu sendiri, paparan asap yang ditimbulkan dari rokok juga berpengaruh terhadap kesehatan orang lain. Salah satunya bahaya yang ditimbulkan dari rokok adalah stunting.

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Padang Pimpinan Ny. Genny Hendri Septa mendorong pelarangan iklan, promosi, dan sponsor rokok di berbagai media, baik di luar ruang, dalam ruang, televisi, dan media digital, termasuk internet.

“Ada Bapak merokok di samping ibu yang sedang hamil, dan ibu saat menyusui dan lain sebagainya. Itu kan potensi anak dalam kandungan menjadi stunting. Jadi proses pendidikan merokok sejak dini.

Baca Juga  Penetapan Paslon 22 September Lanjut Pengundian Nomor UrutĀ 

Kalau berjuang untuk pendidikan anak sejak dini, hentikan bagi bapak merokok, ini pesan dari Ketua YJI Cabang Padang yang disampaikan saat Sosialisasi Program Sekolah Tanpa Advertensi Rokok (STAR) di SMP 42 Padang, Kamis (26/1/2023).

Prevalensi perokok anak terus naik setiap tahunnya, Jika tidak dikendalikan, prevalensi perokok anak akan meningkat hingga 16 persen di tahun 2030, sebutnya.

Rokok juga erat kaitannya dengan stunting, pengaruh rokok adalah janin tumbuh lambat. Secara ilmiah antara rokok dan pertumbuhan janin sudah terbukti signifikan.

Baca Juga  Delapan Rumah di Kudu Gantiang Terbakar, Dua di Antaranya Guru Honor dan Orangtua Siswa

Peran orangtua, sebut Ny Genny seorang Ayah harus benar-benar melindungi anggota keluarganya dari bahaya paparan asap rokok.

Jika terpaksa, karena telah kecanduan diminta untuk merokok di luar rumah ruangan rumah dan jauh dari jangkauan keluarga.

” Kalau kita melarang orang perokok itu hampir pasti kita gagal. Tapi kalau mencegah orang merokok kemungkinan sukses besar. Oleh karena itu sebaiknya kita mencegahnya lewat perokok baru atau anak-anak,” pintanya. (MC)