PADANG – Pemulihan anak-anak penyintas bencana membutuhkan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia mereka. Hal tersebut diterapkan dalam ASPIKOM CARE 2026 yang digelar Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) di SD Bustanul Ulum Semen Padang, Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana penguatan karakter dan pemulihan psikologis siswa setelah terdampak banjir bandang pada akhir November 2025. Akademisi dari Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, UIN Imam Bonjol Padang, dan Politeknik Negeri Padang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan dikemas dalam lima aktivitas utama. Communication Games menjadi pembuka melalui permainan pemecah suasana, pesan berantai, dan tebak ekspresi. Permainan tersebut mendorong siswa untuk berkomunikasi dan bekerja sama tanpa merasa sedang mengikuti kegiatan pemulihan psikologis.
Selanjutnya, siswa diajak mengikuti sesi “Aku Berani Bicara”. Mereka mendapat kesempatan memperkenalkan diri, menceritakan pengalaman, dan menyampaikan cita-cita. Setiap keberanian untuk berbicara diberikan apresiasi berupa stiker bintang sebagai bentuk penghargaan sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan diri.
Aktivitas “Pohon Harapan” kemudian mengajak siswa menuliskan harapan dan pesan positif bagi diri sendiri serta kampung halaman. Sementara itu, melalui kegiatan “Batu Busuk Impianku”, siswa menuangkan gambaran kampung yang mereka impikan melalui aktivitas menggambar dan mewarnai.
Kepala SD Bustanul Ulum Semen Padang, Eli Martinda, S.Pd., mengatakan pendekatan tersebut membuat anak-anak terlihat lebih ceria. Menurutnya, trauma akibat kehilangan rumah dan harta benda masih dirasakan sebagian siswa sehingga kegiatan yang mampu menciptakan suasana positif sangat dibutuhkan.
Kegiatan ditutup dengan “Budaya Kita, Dunia Kita”, yang diisi dengan tarian, lagu, salam, serta pengenalan kebudayaan berbagai daerah dan negara. Para siswa juga menampilkan randai sebagai bentuk pengenalan budaya Minangkabau kepada para akademisi, termasuk peserta dari luar negeri.
ASPIKOM CARE 2026 menunjukkan bahwa penguatan karakter dapat berjalan beriringan dengan proses pemulihan pascabencana. Melalui komunikasi, kreativitas, permainan, dan budaya, anak-anak SD Bustanul Ulum Semen Padang mendapatkan ruang untuk kembali percaya diri, berani bermimpi, serta membangun semangat untuk melanjutkan pendidikan. (*)












