Bukittinggi – Kafilah Kota Payakumbuh berhasil melaju ke babak final Cabang Fahmil Quran pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) setelah melalui persaingan dramatis. Mereka akan bertanding melawan Kafilah Kota Bukittinggi dan Limapuluh Kota untuk memperebutkan gelar juara.
Keberhasilan Payakumbuh diraih pada babak semifinal yang mempertemukan mereka dengan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Padang Panjang yang berlangsung di RRI Bukittinggi, Selasa (16/12). Babak ini berlangsung tegang, terutama saat memperebutkan tiket final terakhir.
Pada awal babak semifinal, Kabupaten Limapuluh Kota tampil unggul dan berhasil mengamankan satu tiket ke final, menyusul tuan rumah Kota Bukittinggi yang sudah lebih dulu lolos.
Sementara itu, persaingan sengit terjadi antara Payakumbuh dan Padang Panjang. Kedua kafilah ini mencatatkan perolehan nilai yang sama persis, yaitu 935 poin.
Untuk memecah kebuntuan dan menentukan satu tiket tersisa, Dewan Hakim memutuskan untuk memberikan satu pertanyaan penentuan yang harus dijawab secara rebutan.
Pertanyaan krusial tersebut mengharuskan peserta untuk menyebutkan nama surat dan nomor ayat dari penggalan ayat Alquran yang dibacakan oleh Dewan Hakim.
Dalam momen yang menentukan ini, Kafilah Kota Payakumbuh menunjukkan kecepatan dan ketepatan. Mereka berhasil lebih dulu menekan tombol dan memberikan jawaban yang benar, memastikan keunggulan dan tiket final untuk Payakumbuh.
Babak final dijadwalkan berlangsung, Rabu (17/12) yang akan berhadapan khafilah Bukittinggi dengan Kabupaten 50 kota serta Kota Payakumbuh.
Cabang Fahmil Quran, atau Lomba Cerdas Cermat Al-Quran, adalah salah satu cabang yang paling dinamis dan menarik dalam gelaran MTQ
Lomba ini menguji pengetahuan peserta mengenai ilmu-ilmu Al-Quran dan Hadis, termasuk tajwid, terjemah, asbabun nuzul (sebab turunnya ayat), pengetahuan umum keislaman, sejarah peradaban Islam, hingga pemahaman tentang makna ayat.
Lomba Fahmil Quran biasanya diikuti oleh tim yang terdiri dari tiga orang yang bekerja sama dalam menjawab soal-soal cepat (paket soal) dan soal rebutan. Kecepatan, kerja sama tim, dan akurasi adalah kunci utama kemenangan dalam cabang ini.
Selain sebagai ajang kompetisi, Fahmil Quran bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pendalaman isi kandungan Al-Quran di kalangan generasi muda, tidak hanya sekadar membaca dan menghafal.
Dengan demikian, final Cabang Fahmil Quran MTQ Sumbar ke-41 akan menyajikan pertarungan tiga tim kuat: Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Limapuluh Kota. dan Masyarakat Sumbar menantikan siapa yang akan menjadi yang terbaik dalam penguasaan ilmu-ilmu Alquran. (gdo)












