Wabup Bangga, Tradisi Marosok Dijadikan Film

oleh -248 views
Zuldafri Darma. (antara)

BATUSANGKAR – Tradisi marosok dalam tradisi dan transaksi perdagangan hewan ternak di Kabupaten Tanah Datar, kini sudah ditransfer ke dalam bentuk film pendek. Wakil Bupati Zuldafri Darma mengaku bangga atas usaha generasi muda kreatif tersebut.

Rasa bangganya itu, diutarakan wabup saat berbuka puasa bersama dengan tim produksi Kareta Production dan Batusangkar Talenta, medio pekan kemarin, di Batusangkar. Kedua tim itulah yang memproduksi film dokumenter bertajuk Marosok tersebut.

Pada kesempatan itu, Sutradara Triyogi Alandara menjelaskan, film dengan pemeran utama Abak Rijal dan sang anak Bruno yang diperankan Dipo Rinaldi serta gadis incaran Bruno, Kintani yang diperankan Fadila Devianda, berkisah tentang kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya yang hidup di desa dengan mata pencaharian bertani dan beternak sapi.

Sesuai judulnya Marosok, penonton mendapati pengetahuan, tradisi marosok merupakan bentuk transaksi jual beli ternak yang unik, dengan cara bersalaman antara penjual dan pembeli di balik kain sarung, tanpa diketahui oleh orang lain.

“Teruslah berkarya. Saya salut dengan karya yang dilahirkan anak-anak muda, apalagi mengangkat tradisi dan budaya yang ada. Semangat ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Saya tertarik pula untuk mendokumentasikan kegiatan masa kecil, misalnya tradisi manjojo (jualan) goreng keliling kampung,” ucap wabup.

Wabup menegaskan, kreatifitas perlu dihargai dan diberi apresiasi, apalagi dilahirkan oleh generasi muda.

“Atas nama pemerintah daerah, saya merasa bangga sekaligus memberi apresiasi atas film yang mengangkat tradisi dan budaya yang ada, khususnya di Tanah Datar, sebagai bentuk pelestarian warisan nenek moyang kita,” katanya.

Dengan adanya karya dari generasi muda, menurut Zuldafri, diharapkan bisa dijadikan motivasi untuk berkreasi dengan menumbuhkan percaya diri untuk menjalani hidup di masa yang akan datang, dan apapun kegiatan yang dilakukan harus tekun dengan penuh rasa optimistis.

Turut hadir pada kegiatan itu, Pembina Generasi Muda Kreatif Sanggar Seni Irama Retri Zuldafri, dan Ketua Persit Kabupaten Tanah Datar Sri Bulan Edi Sugianto.(mus)

Loading...