Padang  

Tak Puasa dan Main Koa saat PSBB, Puluhan Orang Digiring ke Mapolresta Padang

Sejumlah orang ditemukan main koa saat PSBB, bahkan tak puasa pula. Mereka lalu digiring ke Mapolresta Padang. (ist)

PADANG – Di siang bolong, polisi di Padang mengamankan 24 warga yang dinilai tak mengindahkan imbauan pemerintah untuk memutus penyebaran korona yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua.

Alhasil, para warga yang diamankan pada patroli berskala besar itu dibawa ke Mapolresta Padang untuk dibina dan diberi peringatan keras, Rabu (6/5).

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampinggi Waka Polresta Padang AKBP Haris Hadis Kamis (7/5) mengatakan patroli itu melibatkan sebanyak 50 personel.

Bergerak di kawasan Padang Timur, petugas mendapati sebuah toko yang pintunya dibuka. Saat digerebek, petugas mendapati sejumlah warga sedang bermain koa. Karena tidak tidak berpuasa dan melanggar peraturan PSBB mereka langsung diangkut menggunakan truk Sabhara Polresta Padang.

“Selanjutnya, petugas menelusuri pinggiran Banda Bakali. Di sepanjang kawasan itu tak satupun ditemukan warga yang berkumpul. Selanjutnya patroli ke kawasan GOR Agus Salim. Di sana ditemukan warga yang berkumpul-kumpul sambil makan-makan dan tidak mengiraukan Covid 19 yang mengintai. Kita bawa juga,” katanya.

Saat di Mapolresta Padang, warga yang diamankan itu didata. Setekah difoto dan membuat surat perjanjian dan dilepaskan lagi.

Kapolresta menambahkan, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi akanya peraturan PSBB yang dilakukan di Padang.

“Hari ini kita berikan peringatan tegas. Surat perjanjian itu menyatakan mereka tidak akan mengulangi. Jika ditemukan lagi mereka akan kita tindak tegas dengan memenjarakan sesuai Undang- Undang yang berlaku. Ingat jangan ada yang berkumpul-kumpul kalau tidak masuk penara nantinya,“ tutupnya. (mat)