SOLOK – Cabang olahraga (cabor) Taekwondo Kota Solok tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Berlaga di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok, 2–5 Oktober 2026, para atlet Taekwondo Kota Solok berhasil memborong 5 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu.
Raihan tersebut menempatkan Taekwondo sebagai salah satu cabor yang turut menyumbangkan prestasi bagi kontingen Kota Solok pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Lima medali emas diraih melalui sejumlah nomor pertandingan. Medali emas pertama dipersembahkan trio Nailah Revelia, Nadira Rahadatul Aisy, dan Nadiva Rahadatul Aisy pada nomor Poomsae Beregu Putri.
Emas berikutnya diraih Afrizaldi pada nomor Poomsae Freestyle Individual. Sementara Naufal Raev Vannidi berhasil menjadi yang terbaik pada kelas U-42 kilogram.
Pada nomor U-57 kilogram putri, Nurul Adzkia turut menyumbangkan medali emas untuk Kota Solok. Sedangkan emas kelima dipersembahkan Ariana Asyfa Adisti pada kelas U-44 kilogram.
Selain lima medali emas tersebut, atlet Taekwondo Kota Solok juga menambah 2 medali perak dan 6 medali perunggu. Dengan demikian, total koleksi medali cabor Taekwondo Kota Solok pada Porprov XVI Sumbar 2026 mencapai 13 medali.
Pemerintah Kota Solok mengapresiasi capaian tersebut. Apresiasi itu disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok, Nurzal Gustim, S.STP., M.Si.
“Pemerintah Kota Solok mengapresiasi perjuangan dan prestasi yang telah ditunjukkan para atlet Taekwondo Kota Solok. Raihan medali ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak yang telah bersama-sama mempersiapkan kontingen,” ujar Nurzal.
Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kota Solok di tingkat Sumatera Barat.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Bagi atlet yang telah meraih medali, jangan cepat berpuas diri. Sementara bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan terus berlatih. Setiap pertandingan merupakan pengalaman berharga untuk menjadi lebih baik ke depannya,” lanjutnya.
Nurzal menambahkan, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses pembinaan, latihan, kedisiplinan, serta pengalaman bertanding yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Karena itu, capaian Taekwondo Kota Solok pada Porprov XVI Sumbar 2026 diharapkan dapat menjadi modal untuk terus memperkuat pembinaan atlet dan melahirkan prestasi-prestasi berikutnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana prestasi ini menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Kita ingin para atlet Kota Solok terus berkembang dan mampu mengukir prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” katanya.
Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi ajang bagi atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bagi Kota Solok, raihan 5 emas, 2 perak, dan 6 perunggu dari cabor Taekwondo menjadi salah satu catatan prestasi membanggakan dalam perhelatan olahraga tingkat provinsi yang berlangsung di Kota Solok tersebut. (Y)












