Satgas TMMD dan Warga Kompak Wujudkan Akses Yang Lebih Baik

DHARMASRAYA – Hantaman cangkul menguak kerasnya tanah dan gemuruh alat berat menyatu dengan tawa ringan warga dalam kegiatan TMMD dikawasan Kenagarian Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya.

Di tepian Nagari Muaro Momong, tampak para personel TNI dari Satgas TMMD ke-125 Kodim 0310/SS bahu membahu bersama warga membangun fondasi masa depan, sebuah gorong-gorong untuk jalan penghubung.

Tak sekadar proyek infrastruktur, pembangunan ini telah menjadi simbol kekompakan antara TNI dan masyarakat. Di antara mereka, Serka Bambang terlihat tekun mengarahkan jalannya pekerjaan.

“Sasaran yang bisa dikerjakan manual akan kita kerjakan bersama warga. Kalau sudah sulit, baru kita libatkan excavator,” katanya sembari menyeka keringat yang terus mengucur membasahi, Senin (28/7/2025).

Baca Juga  Bupati Dharmasraya Respon Keluhan Warga, Jalan di Tiumang Diperbaiki

Proyek pembangunan jalan dan gorong-gorong merupakan bagian penting dari program TMMD yang bertujuan membuka akses antarwilayah, khususnya menghubungkan Muaro Momong ke daerah Trans Satu.

Sebuah langkah maju yang diharapkan bisa meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan tentu saja, membuka peluang ekonomi baru.

“Semoga pembangunan ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini bukan hanya jalan, tapi akses menuju kesejahteraan,” ujar Serka Bambang dengan penuh harap.

Kerja sama antara TNI dan warga bukan hanya terlihat dalam tenaga, tetapi juga semangat. Seorang warga yang ikut terlibat, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

Baca Juga  Kabar Duka, Mantan Wabup Dharamsraya Syafruddin R Tutup Usia

“Kami selaku warga terus membantu bapak-bapak TNI. Semoga prosesnya selesai tepat waktu,” tutur warga bernama Muslim singkat namun penuh makna.

Progres pemasangan gorong-gorong sudah menunjukkan hasil yang signifikan. Proyek ini memang ditargetkan selesai tepat waktu. Karena itu, semua tahapan dikerjakan dengan penuh kedisiplinan.

“Seluruh tahapan harus sesuai rencana. Tak boleh ada yang terlewat. Kami ingin hasilnya awet, aman, dan nyaman digunakan,” tegas Serka Bambang.

TMMD ke-125 ini kembali menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara militer dan masyarakat sipil mampu melahirkan pembangunan yang menyentuh akar kebutuhan. (roni)