Ribuan Penonton Padati Lapangan Cindue Mato Batusangkar Saksikan Sabudaya

Batusangkar – Ribuan penonton memadati lapangan Cindue Mato Batusangkar menyaksikan Satu Ranah Budaya (Sabudaya) yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Sumatera Barat.

Iven ini menampilkan pertunjukan seni Minangkabau, pameran budaya, permainan tradisional Minangkabau, Tarian, musik kontemporer, silek dan musik tradisi dan bazar UMKM.

Penonton juga menyaksikan kebolehan guest star Diva Aurel dan grup musik etnik Minangkabau Talempong dengan konsep modern Jaguank.

Ditandai dengan pukul gendang secara bersama, Bupati Eka Putra, Ketua DPRD Anton Yondra, Direktur Sejarah dan Pemuseuman Kementerian Kebudayaan RI Prof.DR.Agus Mulyana, M.Hum, Kadis Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat DR.H.Jefrinal Arifin dan Kepala BPK Wilayah III Sumbar Nurmatyias.

Kemudian hadir juga Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Roni Mulyadi Dt.Bungsu

Baca Juga  Satu Lagi Warga Tanah Datar Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi dan ungkapkan rasa bangga dengan ditunjuknya Tanah Datar oleh Kementerian Kebudayaan RI dihari Kebudayaan Nasional menggelar acara yang luar biasa bertajuk Sabudaya dengan berbagai penampilan seni Minangkabu dan bazar UMKM tersebut.

“Kami atas nama pemerintah daerah merasa bangga dan sampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan dan jajaran atas terselenggaranya acara ini. Kami berharap acara ini lancar sampai akhir, kami juga minta kepada semua penonton untuk tertib jangan sampai ada yang melanggar hukum ataupun tata krama dan kesopanan, serta mari jaga kebersihan juga kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga seenaknya,” ucap Bupati Eka Putra.

Bupati juga menyebut event Sabudaya di Kota Batusangkar sesuai dengan historis Kota Batusangkar sebagai Ibu Kota Kabupaten Tanah Datar yang dijuluki Kota Budaya oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1985 yang lalu.

Baca Juga  Tragedi Cinta, Sebuah Kepergian yang Terbungkus Misteri

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Jefrinal Arifin dalam sambutannya menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat mendukung kegiatan Sabudaya yang digagas BPK Wilayah III Sumbar ini.

Hal senada juga disampaikan Direktur Sejarah dan Pemuseuman Kementerian Kebudayaan Agus Mulyana bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya melestarikan dan menghidupkan budaya di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala BPK Wilayah III Sumbar Nurmatias menyampaikan Undang-Undang terkait kebudayaan yang namanya cagar budaya yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan. (ydi)