Perangi Narkoba,  Koto Baru Gandeng Semua Elemen 

oleh
Masyarakat Koto Baru, Kabupaten Solok nyatakan perang terhadap narkoba di Masjid Agung Islamic Center, Selasa (19/6). (Rusmel)

 

AROSUKA – Intensitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Solok, khususnya di KotoBaru sudah menghawatirkan. Gejalan buruk itu disangsikan  merusak generasi muda tanpa adanya upaya antisipasi yang nyata dari semua elemen masyarakat.

Menyikapi itu, seluruh perwakilan lembaga nagari Kotobaru menyatakan kebulatan tekad untuk memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram tersebut. Tekad itu ditandai dengan pembubuhan tanda tangan bersama selepas mengikuti sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar di aula lantai 1 Masjid Agung Nurul Mukhlishin Islamic Center, Selasa (19/6).

Ketua Forum Masyarakat Peduli Nagari (FMPN) Koto Baru H. Johni Dt Rajo Sulaiman mengungkapkan, kondisi saat ini sudah menghawatirkan. Masalah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dengan berbagai jenis narkoba sudah merasuk masa depan generasi muda.

Johni mengaku kekhawatirannya beralasan. Faktanya, dalam sebulan waktu belakangan, sudah banyak kasus narkoba yang ditangani kepolisian dan semuanya terjadi di Koto Baru. Terakhir, petugas Polres Solok juga menangkap pengedar bersama barang bukti berupa ganja.

Atas peristiwa itu, dirinya bersama  bersama forum masyarakat peduli nagari menginisiasi gerakan bersama pemerintah nagari, BMN, KAN, Ipekos, MUN, LPMN, PKK, LPTQ, perantau Perwako dan Bundo Kandung untuk bersama memerangi tindak penyalahgunaan narkoba di nagari yang mulai heterogen itu.

Di tempat yang sama, Walinagari Koto Baru Afrizal Khaidir Malin Batuah menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan yang lahir dari masyarakat tersebut. Dengan adanya gerakan bersama ini, masyarakat secara nyata telah membantu pemerintah nagari dalam memerangi berbagai penyakit masyarakat, terutama panyalahgunaan narkoba.

Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tersebut dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai unsur. Sebagai narasumber,  FMPN Koto Baru menghadirkan kepala BNN Kab. Solok Azizurrahman, Kasi Penindakan dan pencegahan BNN dan Kapolsek Kubung AKP Afdimon

Sementara itu, Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Kubung AKP Afdimon menyampaikan penghargaan terhadap gerakan yang dilakukan oleh masyarakat Kotobaru memerangi narkoba.

“Kotobaru yang pertama melaksanakan sosialisasi ini. Kita apresiasi kepedulian masyarakat untuk menyelamatkan masa depan
generasi mudanya,” sebut Afdimon. (rusmel)

Loading...