Pemko Solok Kerahkan BPBD dan Relawan Bantu Penanganan Galodo Arosuka

SOLOK – Pemerintah Kota Solok bergerak cepat membantu penanganan bencana banjir bandang (galodo) yang melanda kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Senin malam (21/9/2026).

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemko Solok mengerahkan personel dan satu unit truk serbaguna untuk mendukung mobilisasi personel, bantuan, serta kebutuhan operasional ke lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok, Edrizal, SH, MM, menginstruksikan jajarannya segera berkoordinasi dengan unsur terkait di Kabupaten Solok untuk membantu proses penanganan bencana.

Dukungan tersebut kemudian diperkuat dengan keberangkatan tim relawan gabungan Kota Solok, Rabu (23/9/2026). Tim tersebut dipimpin langsung Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, SH.

Sebelum berangkat, seluruh personel mengikuti apel bersama di Halaman Balai Kota Solok. Apel dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, pembagian tugas, serta koordinasi sebelum tim bergerak menuju lokasi bencana.

Usai apel, tim relawan gabungan berangkat menuju Kabupaten Solok dengan membawa bantuan dan perlengkapan pendukung. BPBD Kota Solok juga mengerahkan personel beserta truk serbaguna untuk menunjang mobilisasi bantuan dan kebutuhan operasional di lapangan.

Baca Juga  Makan Bajamba dan Doa Bersama Warnai HUT RI di Nan Balimo

Edrizal mengatakan, pengerahan personel dan kendaraan operasional tersebut merupakan bentuk respons kemanusiaan Pemko Solok terhadap bencana yang terjadi di daerah tetangga.

“Begitu menerima informasi mengenai banjir bandang di Arosuka, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiapkan personel untuk membantu. Kami juga mengerahkan truk serbaguna sebagai kendaraan pendukung operasional, sehingga personel maupun kebutuhan yang diperlukan dapat dibawa ke lokasi,” ujar Edrizal.

Menurutnya, kecepatan respons dan koordinasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Hal itu diperlukan agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kita ingin personel yang diturunkan benar-benar dapat memberikan manfaat di lapangan. Karena itu, koordinasi terus dilakukan dengan tim gabungan dan pihak terkait agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat,” katanya.

Edrizal menambahkan, keterlibatan langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok dalam keberangkatan tim relawan gabungan menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Baca Juga  Walikota Ramadhani dan Wawako Suryadi Peduli kepada Pekerja Rentan, tak Sekadar Janji Kampaye

“Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kita. Ketika daerah tetangga mengalami bencana, kita tentu harus saling membantu. Personel BPBD bersama relawan akan berupaya membantu sesuai tugas dan kemampuan yang dimiliki,” ungkapnya.

Ia menegaskan, seluruh personel BPBD Kota Solok yang diturunkan akan bekerja bersama unsur terkait serta mengikuti arahan dalam pelaksanaan penanganan bencana.

“Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat dan petugas. Kita akan bekerja secara terkoordinasi, mengikuti kebutuhan di lapangan dan mendukung upaya penanganan yang dilakukan oleh tim gabungan,” jelasnya.

Melalui pengerahan personel, truk serbaguna, dan tim relawan gabungan, Pemko Solok berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus membantu mempercepat penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana serta membantu masyarakat yang membutuhkan. (y)