Pemkab Limapuluh Kota Gelar Vaksinasi Massal

  • Bagikan

SARILAMAK – Sebagai upaya mencegah terjadinya penularan covid-19 di wilayah  Limapuluh Kota, Pemerintah daerah setempat menggelar gebyar vaksinasi massal di halaman kantor bupati, Selasa (22/6).

Gebyar vaksinasi yang dibuka Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin itu bertujuan untuk meningkatkan capaian pemberian vaksinasi pada masyarakat.

“Vaksin ini berfungsi untuk melatih sistem imun dalam mengenal dan melawan patogen sehingga tercipta imunitas spesifik guna memutus rantai penularan covid 19,” ujar bupati.

Program gebyar vaksinasi ini dilaksanakan dari 16 sampai 30 Juni 2021, dengan melibatkan seluruh instansi terkait. 

Sesuai instruksi Gubernur Sumatera Barat No.3/inst/2021, selain menyadari masyarakat usia 18 tahun ke atas, pelayan publik, ASN, pra lansia dan lansia, Bupati Safaruddin pun ikut serta diberikan vaksinasi oleh tim kesehatan bersamaan dengan masyarakat.

Menurut Safaruddin, pelaksanaan vaksinasi di wilayah setempat sudah dilaksanakan sebanyak 3 tahap, di antaranya tahap pertama untuk petugas kesehatan, tahap kedua untuk pelayan publik dan tahap yang ke tiga untuk para lansia.

Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta kepada jajarannya untuk mengajak masyarakat melakukan vaksinasi dan berharap pandemi covid 19 segera berakhir dan ekonomi masyarakat kembali pulih.

“Dengan tercapainya cakupan vaksinasi Covid 19 sebesar 90 persen, diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid 19 di masyarakat. Vaksin yang diberikan ini telah memiliki izin EUA (Emergency Use Authorization) dari Badan POM dan sertifikat halal dari MUI,” katanya. 

Sementara, Ketua MUI Limapuluh Kota Buya Safrijon mengajak kepada simpul masyarakat untuk membuka diri dan berikhtiar dalam membentengi diri dari penyebaran dan penularan covid 19 yang telah memberikan kesakitan serta menghancurkan ekonomi dunia. 

“Alhamdulillah kita baru saja di vaksin. Mudah-mudahan ini benar benar ihktiar dengan pilihan yang tepat dan efektif bagi terciptanya imunitas. Kita tidak tahu rahasia Allah, mudah mudahan kita lebih sehat,” harapnya. (Rud)

  • Bagikan