PADANG — PT Semen Padang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program rehabilitasi infrastruktur pascabencana di Kabupaten Pesisir Selatan.
Komitmen ini disampaikan Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, saat menerima kunjungan kerja Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, di kompleks pabrik semen, Kamis (22/5/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Oktoweri menjelaskan bahwa PT Semen Padang tidak hanya menyediakan semen berkualitas, namun juga menghadirkan inovasi konstruksi berkelanjutan.
Salah satunya adalah produk SEPABLOCK (Bata Interlock Presisi), yang dinilai cocok untuk wilayah rawan gempa seperti Pesisir Selatan.
“SEPABLOCK telah kami uji secara teknis. Keunggulannya pada efisiensi pemasangan, ketahanan terhadap gempa, dan ramah lingkungan. Produk ini sangat ideal untuk program rehabilitasi rumah pascabanjir,” terang Oktoweri.
Selain sektor konstruksi, PT Semen Padang juga memperkenalkan program energi terbarukan Kaliandra, yang memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Kaliandra ditanam di lahan kritis dan mampu menggantikan batu bara dalam proses produksi semen.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Pesisir Selatan juga menunjukkan minat pada inovasi pengelolaan sampah berbasis digital bernama Nabuang Sarok, yang telah sukses diterapkan di beberapa kabupaten/kota di Sumbar.
“Kami berharap sinergi ini menghasilkan program konkret dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. PT Semen Padang selalu terbuka untuk kolaborasi lintas sektor, khususnya yang mendukung ketahanan lingkungan,” ujar Oktoweri.
Diskusi antara manajemen PT Semen Padang dan jajaran Pemkab Pessel diakhiri dengan peninjauan rumah contoh berbahan dasar SEPABLOCK di area pabrik.
Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU).
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Semen Padang sebagai anak usaha SIG dalam mendorong inovasi hijau yang berdampak langsung pada pembangunan daerah. (*)












