PADANG – Bagi mereka yang tertarik dengan dunia coding tentu tidak asing lagi dengan pemrograman atau programmer. Tentu hal ini bukan hanya sekedar kata, tapi sangat penting dalam dunia coding.
Dalam bahasa sederhana, pemrograman adalah cara kita untuk berinteraksi atau mengobrol dengan komputer. Ya, karena berinteraksi dengan komputer tentu kita harus pakai bahasa komputer juga. Apalagi memang komputer tidak didesain untuk membaca pikiran atau mengerti bahasa yang kita pakai sehari-hari.
Nah, disinilah ilmu pemrograman dan tugas di programmernya untuk menjembatani interaksi tersebut.
Sederhananya, kalau kamu ingin kopi, kamu akan bilang ke asistenmu dengan lugas, “tolong buatin kopi yang enak.”
Tapi kalau berinteraksi dengan komputer, harus dengan langkah-langkah jelas hingga hidangan kopi itu jadi dan bisa kamu nikmati.
Dilansir dari Kamus AI, berikut akan diulas tentang pemrograman dan programmer untuk menambah wawasan kamu soal dunia coding.
1. Alat Ngobrol Kita: Bahasa Pemrograman
Kalau kita mau ngobrol sama orang Jepang, kita perlu Bahasa Jepang. Kalau kita mau ngobrol sama komputer, kita perlu Bahasa Pemrograman (kayak Python, Java, atau JavaScript).
Bahasa-bahasa ini punya aturan tata bahasa (sintaks) yang kaku. Tujuannya cuma satu: biar komputer nggak salah paham. Jadi bisa dibilang kalau bahasa yang biasa kita pakai adalah bahasa santai, sedangkan untuk bahasa komputer adalah bahasa yang kaku.
Misalnya, dalam bahasa sehari-hari kita bilang, “tolong hitung total belanjaan.”, sedangkan di bahasa komputer kita harus menulis, “total = harga1 + harga2 (variabel dan operator).
Intinya, kita pakai bahasa kaku ini buat nulis kode yang pada akhirnya akan diterjemahkan menjadi bahasa nol dan satu (bahasa mesin) yang dimengerti sama prosesor komputer.
2. Kenapa Kita Repot-Repot Belajar Ngode?
Pemrograman bukan cuma soal bikin aplikasi keren. Ini soal memberikan power ke diri kamu di dunia yang makin digital.
Setidaknya ada tiga alasan kuat kenapa skill ini penting;
a. Bikin Hidup Lebih Gampang (Otomatisasi)
Punya tugas kantor yang harus dilakukan berulang-ulang tiap hari? Misalnya, mindahin data dari spreadsheet A ke spreadsheet B? Programmer bisa nulis kode yang cuma perlu dijalankan sekali, dan setelah itu biarkan komputer yang mengerjakannya ribuan kali.
b. Jadi Pencipta, Bukan Cuma Pemakai
Semua yang kamu lihat di internet, semua aplikasi di HP, game yang kamu mainkan, semua itu lahir dari kode. Kalau kamu punya ide jenius buat mecahin masalah, pemrograman adalah kuas kamu buat mewujudkannya.
c. Latihan Otak Biar Logis
Pas kita ngoding, kita dipaksa buat memikirkan masalah secara terstruktur. Kita harus memecahkan masalah besar jadi potongan-potongan kecil yang bisa diselesaikan, terus menyusunnya secara logis. Ini latihan problem solving terbaik yang bakal terpakai di bidang apa pun.
3. Siklus Hidup Seorang Programmer
Menulis kode di laptop memang bagian utamanya, tapi prosesnya lebih luas dari itu.
Misalnya, Memikirkan solusi (analisis), pikirkan apa masalahnya dan bagaimana program harus kerja.
Kemudian dalam merancang langkah (algoritma), rencanakan langkah-langkah logis sebelum menyentuh keyboard. Kemudian untuk menulis kode, perlu untuk membuat rencana kamu ke bahasa pemrograman.
Selain itu, untuk mengetes dan mencari Bug (Debugging), program pasti ada salahnya. Tugas kita adalah mencarinya, memperbaiki dan memastikan berjalan dengan mulus.
Sementara itu, untuk perawatan, setelah program dipakai, kita harus update dan jaga biar tetap up-to-date.
Demikian ulasan singkat tentang dunia coding dalam hal pemrograman dan programmer. Hal ini penting sekali dipahami, apalagi memang dengan menguasai pemrograman tentu kamu telah memiliki skill yang mumpuni sehingga bisa menjembatani antara ide dan realitas digital.












