Sawahlunto – Makam Pahlawan Nasional Prof. Mr. Muhammad Yamin, S.H. di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, kerap menjadi tujuan ziarah tokoh nasional.
Camat Talawi, Uchaq Hardian, menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, berziarah ke makam tersebut. “Selain Ibu Rieke, sebelumnya juga hadir Prof. H. Yudian Wahyudi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Makam Prof. M. Yamin juga rutin dikunjungi mahasiswa dan masyarakat umum,” kata Uchaq saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/9).
Nama besar M. Yamin turut diabadikan menjadi nama RSUD M. Yamin di Padang Pariaman serta Perpustakaan M. Yamin di Talawi, Sawahlunto.
“Khusus di Kota Sawahlunto, setiap 28 Oktober dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda, selalu dilaksanakan upacara bendera dan ziarah ke makam M. Yamin,” ungkapnya.
M. Yamin dikenal sebagai tokoh bangsa dengan jasa besar bagi Republik Indonesia. Pada 1973, pemerintah menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. Ia juga dikenal sebagai salah seorang perumus Pancasila dan Dasar Negara, penerima Bintang Mahaputera RI, serta pencipta lambang Polisi Militer Gajah Mada.
Dalam perjalanan kariernya, M. Yamin pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman (1951), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1953–1955), Menteri Perhubungan (1962), hingga Ketua Dewan Perancang Nasional. Ia juga berperan aktif dalam BPUPKI dalam upaya persiapan kemerdekaan Indonesia.
Di akhir hayatnya, M. Yamin berwasiat untuk dimakamkan di samping ayahandanya di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat. Keberadaan makam tokoh nasional ini menjadi kebanggaan masyarakat Talawi, Sawahlunto, dan Sumatera Barat pada umumnya. Bahkan, makam Prof. M. Yamin kini menjadi salah satu objek wisata sejarah penting di Sumatera. (sbd)












