Jelang Akhir Tahun, Binda Kejar Target 70 Persen Vaksinasi

PADANG – Badan Itelijen Negara Daerah (BINDA) Sumbar mengejar target capaian vaksinasi 70 persen jelang akhir tahun ini, Kamis (16/12).

BINDA Sumbar kali ini bekerjasama dengan penerus kerajaan Pagaruyung Darul Qorror dengan membuka gerai vaksinasi di Istano Silinduang Bulan di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar.

Kepala BINDA Sumbar, Hendra, mengatakan, program vaksinasi berbasis wisata sejarah di Istano Silinduang Bulan hari ini adalah sebagai penegasan jika masyarakat Minangkabau tidak menolak vaksin dan didukung Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Bundo Kanduang.

“Pesan yang ingin kita sampaikan kepada publik, Minangkabau tidak menolak vaksin Covid-19. Bahkan sekarang Istana Raja Pagaruyung Darul Qoror‎, mendukung dan terlibat mensukseskan vaksinasi di Sumbar. Ini kita harapkan dapat menjadi motivasi bagi yang lainnya agar bisa bekerjasama untuk mensukseskan vaksinasi di Sumbar,” kata Hendra.

Hendra mengatakan, Istano Silinduang Bulan dijadikan lokasi gerai vaksinasi, tentu saja memberikan warna baru dalam program ini. Seluruh peserta, diberikan ruang untuk belajar sejarah dan mengenal lebih dekat Istano Silinduang Bulan.

“Konsep ya‎ng kita usung hari ini, vaksinasi berbasis wisata sejarah. Ya, sambil ikut vaksin juga dapat bonus wisata sejarah. Bisa bertanya kepada pengelola Istano Silinduang Bulan atau melihat indahnya ukiran-ukiran yang terdapat pada arsitektur Istano Silinduang Bulan ini,” ujar Hendra.

Dikatakan, bagi masyarakat Tanah Datar, Istano Silinduang Bulan ini sudah tidak asing lagi. Bahkan memang sudah menjadi salah satu dari objek wisata sejarah. Namun demikian, mengenalkan sejarah terutama kepada generasi penerus harus terus menerus dilakukan.

“Pengenalan sejarah kepada generasi masa kini dan penerus, harus terus dilakukan. Nah, melalui vaksinasi massal ini, kita juga mencoba mengambil momentum edukasi sejarah kepada masyarakat. Bagi wisatawan yang belum divaksin,, apabila sesuai dengan prosedur, juga bisa ikut vaksinasi di Istano Silinduang Bulan ini,” katanya.

Dikatakannya, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, target vaksinasi untuk seluruh provinsi di Indonesia harus berada di angka 70 persen. Untuk itu, pihaknya akan berusaha keras target tersebut tercapai hingga akhir tahun ini.

Bahkan Selasa kemarin, BINDA Sumbar juga sudah mulai memberikan suntikan perdana bagi kelompok penerima di usia 6 hingga 11 tahun. Puluhan pelajar SDN 19 Santur Sawahlunto, sudah menerima suntikan dosis pertama.

“Selasa kemarin Sawahlunto menjadi lokasi kick off perdana pemberian suntikan vaksinasi jenis Sinovac untuk kelompok penerima usia 6 hingga 11 tahun. Kita adakan di SDN 19 Santur,” ujarnya.

Merujuk rilis data Kementerian Kesehatan saat ini persentase capaian vaksinasi untuk dosis pertama terus bergerak naik. Sudah mencapai 60,65 persen dengan total jumlah penerima vaksin pertama ini sebanyak 2.673.836. Sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai 35,06 persen dengan total jumlah penerima 1.545.714.