BATUSANGKAR – Institut Agama Islam Negeri Batusangkar mewisuda 688 lulusan, Rabu (23/9) di kampus setempat. Ini merupakan wisuda yang ke-50 kalinya dilaksanakan IAIN Batusangkar sehingga dinamai wisuda emas.
Pelaksanaan wisuda dilakukan secara drive thru mengingat pandemi Covid-19 masih belum berakhir.
Rektor Dr. Marjoni Imamora mengatakan mewujudkan IAIN Batusangkar menjadi Universitas Islam Negeri Batusangkar berbagai langkah telah dilakukan.
“IAIN mengusung tagline Kampus Sains Islam, Refleksi Surau Minagkabau. Kampus memperkuat ciri intelektualisme, intelegensia, keterbukaan, kekinian, kemodernan, ke-Indonesiaan, dan menjunjung tinggi aspek-aspek kesalehan,”tutur Marjoni.
Pengembangan kampus terus dilakukan. Mahasiswanya banyak yang berhasil menjuara berbagai event baik nasional maupun internasional.
“Kami miliki 7 program studi terakreditasi A. Ini Akan kita konversi menjadi unggul sehingga semakin menempatkan IAIN Batusangkar layak bertransformasi menjadi UIN,” tambahnya.
Disamping itu IAIN Batusangkar akan menjadi perguruan tinggi berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) dan akan ikut menopang tumbuhnya perekonomian Tanah Datar.
IAIN Batusangkar dalam waktu bersamaan mahasiswa akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata dan Program Pengalaman Lapangan (KKN-PPL).
Bersinergi dalam mewujudkan Tanah Datar yang madani, pada tahun ini IAIN Batusangkar juga menjalankan program ma’had al jamiah. Program ini memberikan pengetahuan keislaman yang sekaligus sebagai bekal bagi mahasiswa di tengah-tengah masyarakat nantinya.
Asisten I Setdakab Tanah Datar Nusirwan menyampaikan, Pemkab akan selalu mendukung dan siap bersinergi dengan program-program IAIN Batusangkar kedepan, seperti tranformasi menjadi UIN Batusangkar.
“Sinergi ini untuk memajukan SDM di Tanah datar,” tambahnya. (l)












