Bukittinggi -Di tengah teriknya matahari, Minggu (18/5) pukul 11.00 WIB masyarakat di jalan By Pass Bonjo Baru Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang Bukittinggi kaget begitu melihat gumpalan asap hitam menjulang tinggi ke udara. Setelah diketahui rupanya dua unit gudang minyak dan satu rumah dilalap sijago merah. Hanya berselang beberapa saat, jalan By Pass menuju Aur Kuning macet disebabkan pengendara ingin mengetahui bangunan apa yang terbakar.
Dari informasi yang diperoleh melalui petugas Damkar Agam, pemilik bangunan gudang minyak yang terbakar tidak ditemukan. Maksudnya, tidak ada warga sekitar yang mengaku sebagai pemilik gudang minyak tersebut. Akibat kebakaran itu diperkirakan kerugian sekitar Rp2 miliar.
Petugas Damkar Pos Sungai Tanang, Agam, Robby Erius kepada Singgalang menyampaikan, untuk membantu pemadaman api dikerahkan 8 armada DPKP kota Bukittinggi, 3 unit Damkar Agam dengan 14 personel.
“Upaya pemadaman api dihadiri langsung Plt. Kadis DPKP Bukittinggi, Kabid Cegah DPKP, Kasi Penyelamatan, dan Kasi Sarana dan Prasarana DPKP kota Bukittinggi,”sebut Robby. (mwr)
Personel Damkar Bukittinggi dan Agam dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar 2 unit gudang minyak di Jl. By Pass Bukittinggi. (Maswir Chaniago).












