Golkar: Penyusunan RAPBD Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat

Usai menyampaikan pemandangan fraksi Partai Golkar, Eka Hariani Sandra bersalaman dengan Bupati Pasaman, H. Benny Utama.(Ist)

LUBUK SIKAPING – Wakil Ketua II DPRD Pasaman, Yasri didampingi Wakil Ketua I, Danny Ismaya memimpin rapat paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan fraksi-fraksi DPRD Pasaman terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2023 di ruang rapat DPRD Pasaman, Rabu(23/11)malam.

Seluruh fraksi DPRD Kabupaten Pasaman dapat memahami dan menerima Rancangan APBD Tahun 2023 untuk segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Juru bicara dari fraksi Partai Golongan Karya, Eka Hariani Sandra menyampaikan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah harus mencerminkan respon pemerintah terhadap kebutuhan prioritas masyarakat.

“RAPBD harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, ekonomis dan tepat sasaran, agar tujuan perancangan dapat tercapai dengan maksimal, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Eka juga menyampaikan berkenan dengan telah disampaikannya oleh Bupati Pengantar Nota Keuangan tentang Rancangan APBD Tahun 2023, Fraksi Partai GOLKAR setelah mempelajari dan membahas dengan seksama nota keuangan Rancangan APBD maka fraksi Golkar memberikan masukan dan saran.

Pertama Sebagaimana kita ketahui bahwa APBD merupakan instrumen kebijakan ekonomi yang menjadi fondasi pembangunan perekonomian dalam daerah, oleh sebab itu APBD harus kredibel, akuntabel dan tepat sasaran agar dapat bermanfaat.

“Untuk itu Fraksi Partai GOLKAR meminta pada pemerintah daerah agar kegiatan kegiatan yang telah direncanakan dalam RAPBD Kabupaten Pasaman Tahun Anggaran 2023, hendaklah program program yang bersifat prioritas dan produktif serta program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat”sebutnya.