Genius Umar Sambut Perantau Ikako Amal

Pariaman – Walikota Pariaman, Genius Umar sambut kedatangan Pulang Basamo  Ikatan Keluarga Kecamatan IV Koto Aur Malintang (Ikako Amal) dari beberapa daerah di Indonesia, bertempat di Terminal Jati Kota Pariaman, Senin (24/4).
Pulang Basamo Ikako Amalt menggunakan 130 mobil pribadi ditambah dengan 2 bus pariwisata, yang berangkat dari Jakarta beberapa hari yang lalu.

Walikota mengatakan  pulang basamo yang diprakarsasi Ikako Amal ini, membuktikan adanya  kekompakan dan kebersamaan dirantau. Padahal mereka merantau di beberapa   daerah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Aceh, Duri, Dumai dan Pekanbaru, namun terbukti ketika pulang basamo bisa serentak.

Baca Juga  Puluhan Napi Bakal Bebas di LP II B Pariaman

Genius berharap kepulangan perantau asal daerah Piaman ini, berdampak positif tidak saja untuk usaha kecil menengah namun juga untuk masyarakat kedua daerah, baik Kota Pariaman maupun Padang Pariaman.

Lebih lanjut Genius menuturkan, saat ini Kota Pariaman telah menjelma menjadi kota destinasi wisata unggulan, mulai dari Sumbar, Regional Sumatera dan Indonesia, bahkan merambah ke mancanegara, dan ini terlihat dari setiap tahunya, tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat.

“Kepada masyarakat yang berasal dari rantau, untuk dapat membantu kampung halaman dan daerahnya dengan apa yang bapak/ibu bisa, kalau bisa sering-sering pulang kampung, berbelanja dan berwisata, biar uangnya juga dapat dirasakan oleh masyarakat,” tukasnya.

Baca Juga  Pariaman Terapkan Parkir Berlangganan, Tekan Pungli Retribusi Parkir

Dia juga mengajak para perantau, ikut bersama-sama memajukan pembangunan Kota Pariaman, dengan turut mempromosikan destinasi wisata dan turut membantu berbagai program yang telah dicetuskan, karena peran perantau cukup besar untuk membangun kampung halaman.

Diakhir sambutanya, Genius juga mengucapkan Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin kepada para perantau yang pulang basamo bagi keluarga Ikako Amal, Selamat Idul Fitri dan berlebaran di kampung halaman, berkumpul bersama keluarga. (agus)