Disparpora Bukittinggi Bantah  Tuduh Mahasiswa UM Sumbar Mencuri

Hendry

BUKITTINGGI – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi membantah ada pihaknya  menuduh salah seorang mahasiswa yang mengikuti program PKL dari Fak Pariwisata UM sumbar melakukan pencurian pada acara Bukittinggi Marandang.

“Kami tdak ada yang  menuduh, karena tidak ada alasan kita menuduhnya. Hanya saja pihaknya  menanyakan kepada mahasiswa PKL itu  terkait hilangnya hadiah untuk pemenang Bukittinggi Marandang di pedestrian Jam Gadang beberapa waktu lalu,”  Kadis Parpora Bukittinggi Hendry, Rabu (8/6).

Sebab mahasiswa itu banyak sehingga pihaknya hanya  menanyakan satu persatu  jika ada diantara mereka yang terbawa hadiah tersebut. Hal itu tidak saja kepada mahasiswa itu tapi juga ditanyakan kepada pegawai lain yang ada di lokasi itu. Namun setelah ditanyakan ternyata memang tidak ada, sehingga hal itu tidak ada masalah.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Peduli, Santuni 262 Pelajar Terdampak Bencana Galodo Sumatera

Hanya saja karena informasi itu bergulir dan  sampai ke kampus sehingga pihak universitas datang ke Dinas Pariwisata dan bermaksud menarik mahasiswanya.

“Kita sebenarnya sudah menjelaskan kepada pihak kampus bahwa tidak ada masalah pada  anak mahasiswa tersebut. karena itu ia meminta kepada pihak kampus untuk tidak menariknya.  Sebab kalau anak anak itu ditarik seolah olah ada masalah jadinya,” katanya.

Namun karena pihak kampus Rabu (8/6) siang telah menyampaikan surat resmi untuk menarik mahasiswa  tersebut tentu pihaknya tidak bisa pula menghalangi. Karena itu sudah keputusan kampus secara kelembagaan.

Baca Juga  Jualan Jilbab di Bukittinggi WNA Asal Pakistan Diamankan Petugas, Ini Alasannya

“Mereka tadi  sudah minta pamit kepada kita. Walaupun sebenarnya kita masih mengharapkan mereka tetap menyelesaikan programnya sampai lima bulan di Dinas Pariwisata,”ujarnya.

Terkait adanya informasi anak anak itu mendapatkan  intimidasi atau dipaksa mengakui perbuatan nya dengan imbalan sejumlah dana menurut Hendry itu juga tidak benar. Karena tidak ada yang mengintimidasinya dan juga memaksanya mengaku.

Pantauan Singgalang di kantor Disparpora Bukittinggi, Rabu (8/6) sore, terlihat sebanyak 9 mahasiswa  PKL dari Fakultas Pariwisata UM Sumbar itu sudah pamit ke Kepala Dinas dan pegawai lainya. (gindo)