BATUSANGKAR – Sebaģai kawasan rawan bencana, aparat Kecamatan Sungai Tarab berupaya mempersiapkan diri, salah satu dengan memperkuat dukungan personel dan lembaga kebencanaan.
Dimotori Camat Afrizal terbentuklah Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana (FKPB) Kecamatan Sungai Tarab, yang dikukuhkan bupati diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan dr. Ermon Revlin kemarin.
Atas kehadiran FKPB Sungai Tarab ini, Ermon, menyatakan apresiasi, terutama atas inisiatif Camat Afrizal. Dimana FKPB Kecamatan Sungai Tarab mengawali berdiri di Tanah Datar, tentunya diharapkan bermanfaat dan berdaya untuk membantu penanggulangan bencana yang bisa terjadi kapan saja.
“Beberapa kawasan Tanah Datar merupakan daerah rawan bencana, termasuk Sungai Tarab ini, karena itu tentunya pembentukan FKPB ini akan dapat membantu penanggulangan bencana dan bahkan bisa membantu meminimalisir kerugian akibat bencana, langkah ini patut menjadi contoh kecamatan lain,” tandasnya.
Menurut Camat Afrizal, forum ini dibentuk atas pemikiran bersama untuk menyatukan masyarakat peduli kebencanaan di Kecamatan Sungai Tarab.
“Masih adanya perbedaan pemahaman terhadap Satuan Petugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB Nagari) juga menjadi dasar pembentukan FKPB ini, dan ke depan jangka panjang akan dirangkul tokoh masyarakat peduli terhadap kebencanaan,” ujar Ermon.
Dikatakannya, untuk melindungi keselamatan anggota FKPB dalam menunaikan tugasnya pun sudah ada bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Batusangkar.
“Menyadari resiko cukup besar bisa saja terjadi ketika Satgas melaksanakan tugasnya, juga telah lakukan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga para Satgas semakin terjamin dan merasa percaya diri dalam bertugas,” jelas Afrizal.
Pengurus periode 2021-2023 dikukuhkan adalah Ketua dijabat Nofrizal, Wakil ketua Yogi Anggara, Sekretaris Jerry satria, Wakil Sekretaris Arizal dan Bendahara Fitri Dewi. (ydi)












