Dharmasraya Tuan Rumah HLUN ke 27, Bakal Dihadiri Presiden Joko Widodo

Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan KLUN ke 27.

PULAU PUNJUNG – Dharmasraya dipercaya menjadi tuan rumah Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27, sekaligus Hari Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke 16, yang bakal dilangsungkan pada 29 Mei 2023. Kabarnya,  Kementerian Sosial RI berupaya mendatangkan Presiden Joko Widodo dalam puncak acara di Dharmasraya.

Dalam beberapa hari ini, Tim Kementerian Sosial sudah melakukan peninjauan rencana pusat lokasi acara dengan mengunjungi beberapa tempat, diantaranya Sport Center, Gedung Pertemuan Umum (GPU) Pulau Punjung dan auditorium kantor bupati.

“Pemilihan lokasi pusat acara masih akan dibicarakan. Pihak Kemensos masih akan mengkaji lokasi mana yang paling tepat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor pendukung kelancaran dan kenyamanan berlangsungnya acara,” ungkap Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, baru- baru ini.

Baca Juga  Kebakaran di Dharmasraya, Rumah dan Isinya tak Bisa Diselamatkan

Direncanakan, Presiden Jokowi, atau Menteri Sosial, Tri Trismaharini akan melakukan dialog dengan ribuan lansia, baik secara langsung di lokasi utama, maupun secara paralel melalui teleconference di 11 kecamatan se Dharmasraya.

Sutan Riska juga mengucapkan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Kementerian Sosial karena mempercayakan Kabupaten Dharmasraya sebagai tuan rumah kegiatan tingkat nasional. Katanya, hal ini merupakan penghargaan dan kebanggaan yang luar biasa bagi dirinya, pemerintah, maupun masyarakat Dharmasraya.

Selain akan disiarkan secara streaming,  Dharmasraya juga bakal dikunjungi sejumlah pejabat penting, pekerja sosial, pers maupun tamu undangan lainnya, merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Dharmasraya ke seluruh Indonesia. Apalagi jika Presiden Jokowi berkenan hadir langsung di lokasi acara.

Baca Juga  Polsek Sitiung Ungkap Kasus Penggelapan Hewan Ternak, Pelaku Ditangkap di Pekanbaru

Terkait kehadiran Presiden Jokowi, Sutan Riska mengkonfirmasi masih diupayakan. Diungkapkannya, Kementerian Sosial sudah melayangkan surat permohonan kehadiran kepala Negara ke Kantor Sekretariat Presiden RI.

“Tentu kehadiran Pak Presiden merupakan energi lebih bagi kita, namun demikian kalau beliau belum memiliki waktu, tentu kehadiran Mensos Buk Risma juga merupakan kebanggaan bagi kita,” pungkasnya. ( roni )