BATUSANGKAR – Kiprah dan langkah Program Sedekah Seribu Sehari (S3) dinaungi Yayasan Mutiara Hati Annisa Nagari Cubadak dipimpin Nelvita dipuji dan diapresiasi Bupati Eka Putra.
Di nagari kecil dan warganya hanya mengandalkan pertanian, dagang serta swasta, Nelvita dan kawan-kawan saat ini mampu mengelola dana infak atau sedekah sekitar Rp550 juta.
Pada miladnya ke-3, Minggu (12/2) di Masjid Shofiyah Nagari Cubadak, Eka juga ikut menyerahkan bantuan bagi anak yatim-piatu, dan lansia.
Saat itu diserahkan paket bantuan pendidikan bagi 67 anak yatim-piatu dan 30 warga Lansia menerima bantuan sembako.
Ketua S3 Nelvita mengatakan pada Milad ke- 3 tahun ini bantuan pendidikan bagi anak yatim bervariasi, yakni SD- MP masing-masing Rp200 ribu, SMA Rp250 ribu dan mahasiswa Rp300 ribu.
“S3 ini merupakan sebuah organisasi sosial yang fokus dalam mengumpulkan infak dan sedekah, dimana dana terkumpul akan dimanfaatkan untuk membantu anak yatim, dhuafa, fakir miskin serta warga kurang beruntung di Nagari Cubadak,” jelasnya.
Dikatakan Nelvita, semenjak terbentuk tiga tahun lalu setiap tahun terus terjadi peningkatan dana yang dikelola sehingga totalnya lebih kurang Rp550 juta.
“Alhamdulillah, karena S3 mengelola dana sangat transparan dan sesuai dengan sasaran yang ditetapkan masyarakat Cubadak sangat antusias ikut program ini, sehingga tahun 2022 lalu telah mengelola dana sebesar Rp279 juta lebih,” jelasnya.
Tidak itu saja, tambah Nelvita, S3 berkat dukungan beberapa pihak telah memiliki rumah tahfizh gratis bagi santrinya, dan juga melaksanakan bantuan di beberapa bidang lainnya, yakni kesehatan dan sosial.
“Dalam pengelolaannya S3 juga membantu biaya pendidikan bagi anak kurang mampu ataupun anak yatim untuk melanjutkan pendidikan, juga membantu kegiatan sosial berupa bantuan biaya berobat bagi masyarakat kurang mampu. Namun, ada masyarakat yang terjerat rentenir dan utang, inilah yang tidak bisa kami bantu, mohon solusi dari pak Bupati,” imbuhanya.
Sementara, Wali Nagari Cubadak Asrizallis bersama pengurus Masjid Shofiya senada mendukung berbagai program S3 di bawah naungan Yayasan Mutiara Hati Annisa.
Kegiatan dihadiri juga Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Camat Lima Kaum Ikrar Pahlepi dan masyarakat. (ydi)












