Bertambah 12 Orang, Positif Covid-19 Tanah Datar Jadi 166 Kasus

  • Whatsapp
Muharwan

BATUSANGKAR – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar hampir setiap hari bertambah. Bahkan dalam pekan ini, muncul beberapa kejutan, di antaranya ‘klaster baru’ di Kecamatan X Koto.

Bila pada awal kasus penularan Covid-19 di Luak Nan Tuo dikagetkan dengan klaster Panyalaian, lalu kemudian menular ke Kota Padang Panjang, maka klaster baru ini berada di Jorong Hilie Balai, Nagari Paninjauan, daerah yang berbatasan langsung dengan Nagari Panyalaian dan Kota Padang Panjang.

Bacaan Lainnya

Di Hilie Balai, persisnya Kampung Sungai Talang, kasus konfirmasi positif Covid-19 bermula dari keluarnya hasil uji sampel swab dari laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Kamis (17/9). Hari itu, terkonfirmasi kasus baru yang menjangkit tiga orang.

“Ditemukan tiga orang positif Covid-19, yakni seorang laki-laki berusia 36 tahun yang bekerja sebagai wiraswasta, seorang laki-laki berusia 31 tahun yang berprofesi sebagai ASN, dan seorang perempuan berusia 70 dan merupakan pensiunan,” terang Kasubag Humas Pemkab Tanah Datar Muharwan.

Sehari kemudian, persisnya Jumat (18/9), diterima lagi hasil uji sampel swab dari labor yang menyebut tambahan satu kasus baru konfirmasi Covid-19 dari Hilie Balai, yakni seorang laki-laki berusia 59 tahun dan merupakan pensiunan Polri.

Sementara itu, berdasarkan publikasi Pemprov Sumbar, Sabtu (19/9) pagi, Tanah Datar kembali dikejutkan dengan tambahan angka kasus baru positif Covid-19, yakni sebanyak 12 orang. Belum diperoleh informasi, terkait data-data kasus baru tersebut.

“Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada pekembangan dan penyesuaian data, setelah tracking dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen, nanti sore akan kami perbaiki dan umumkan di website Pemprov Sumbar,” kata Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman Rizal dalam keterangan pesnya.

Dengan tambahan 12 kasus baru itu, maka di Kabupaten Tanah Datar sudah mencatat 166 orang konfirmasi positif Covid-19, lima di antaranya meninggal dunia, selebihnya sudah dinyatakan sembuh, menjalani perawatan di rumah sakit, karantina, dan isolasi mandiri.(mus)

Pos terkait