Padang  

Alumni 93 Minta Gedung Eks SMA 1 Padang Dikembalikan ke Bentuk Semula

PADANG – Alumni SMA 1 Padang angkatan 93 meminta gedung eks SMA 1 Padang yang telah dilakukan adaptasi oleh Pemko Padang untuk dikembalikan ke bentuk semula. Sebab gedung itu adalah cagar budaya.

Hal itu dikatakan Ketua Alumni SMA 1 Padang angkatan 93 Riky Aditya Nazir saat dihubungi Singgalang, kemarin.

Dikatakan, sebagai bangunan gedung cagar budaya untuk pemeliharaannya telah diatur oleh pemerintah melalui Permen PUPR nomor 19 tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Bangunan Gedung Cagar Budaya.

“Nah jadi tentang pedoman teknik penyelenggaraan bangunan cagar budaya disitu standar teknis bangunan cagar budaya, Pemko Padang sebagai pengguna aset jika akan merenovasi untuk melestarikan, tentunya harus mengikuti aturan dalam Permen PUPR tersebut,” katanya.

Dikatakan, dalam aturan itu, bentuk banguna cagar budaya tidak boleh diubah dari bentuk aslinya.

Dia mengatakan, pemerintah pusat kemungkinan bisa melakukan revitalisasi Gedung Eks SMA 1 Padang dengan anggaran alokasi PUPR Pusat.

Dikatakan, dia sudah menghubungi Ditjen Cipta Karya, tepatnya ke Direktur Bina Penataan Bangunan (Cakra Nagara) untuk kemungkinan Ditjen Cipta Karya bisa melaksanakan revitalisasi eks SMA 1 Padang.

“Dalam arahannya saat ini cara yang paling gampang agar bisa ditangani PUPR Pusat. Untuk langkah awal Gubernur Sumbar bisa menyampaikan Surat Permohonan untuk Revitalisasi BGCB Gedung eks SMA 1 Padang kepada Menteri PUPR untuk melakukan revitalisasi dan mengembalikan ke bentuk aslinya. Akan lebih baik sekiranya sudah disampaikan sekalian estimasi kebutuhan anggaran/biaya untuk revitalisasi tersebut,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini, pihaknya sedang membuat Proposal terkait revitalisasi itu, dan jika sudah jadi, mereka akan segera meminta waktu untuk bisa bertemu Gubernur Sumbar dan Walikota Padang untuk menindaklanjuti usulan tersebut agar bisa diajukan permohonan dari Gubernur Sumbar kepada Menteri PUPR.

Menurutnya, dia jga telah meminta alumni SMA 1 yang berprofesi sebagai arsitek untuk segera membuat rancangan/mendesign ulang rencana pelaksanaan revitalisasi gedung tersebut termasuk estimasi kebutuhan anggaran.

“Saya sudah minta tolong kawan-kawan alumni untuk membuat desain. Jika memungkinkan kita juga akan minta bantuan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) pusat untuk advis design yang akan dibuat rekan alumni,” katanya. (benk)