Hendra Aswara Resmi Jadi Sekda Padang Pariaman

PARIK MALINTANG – Teka-teki siapa yang bakal menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman akhirnya terjawab. Dia adalah Hendra Aswara.

Hendra resmi dilantik sebagai Sekda oleh Bupati John Kenedy Azis (JKA) di Hall Ibu Kota Kabupaten (IKK), Parikmalintang, Selasa (18/8).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Rahmat Hidayat, jajaran Forkopimda, Inspektur Provinsi Sumatera Barat, Kepala BKD, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Hendra Aswara sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Daerah Padang Pariaman. Hampir tujuh tahun dipercaya sebagai Inspektur. Hendra juga memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis, di antaranya Kabag Humas, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, serta Kepala Dinas Sosial.

Kariernya di pemerintahan dimulai sejak 2003 sebagai staf pemerintahan. Setelah itu, ia sempat bertugas di Pemerintahan Nagari, KPU, menjadi ajudan, Kasubag Informasi, hingga menduduki sejumlah jabatan struktural.

Baca Juga  Air Mata Bahagia dari Tengah Sawah

Usai dilantik, Hendra mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Padang Pariaman untuk memperkuat kerja sama dan menyatukan langkah dalam menyukseskan program pembangunan daerah.

JKA: Segera Konsolidasi dan Perkuat Birokrasi

Sementara, Bupati John Kenedy Azis menegaskan, Sekda memiliki peran strategis dalam menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam kerja birokrasi.

“Sekda harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam birokrasi pemerintah daerah, sekaligus membangun komunikasi yang baik,” tegas JKA.

Menurutnya, tantangan pemerintahan saat ini semakin kompleks, sementara tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat. Karena itu, Sekda diminta segera melakukan konsolidasi internal dan memastikan seluruh jajaran birokrasi memiliki semangat yang sama dalam membangun Padang Pariaman.

Baca Juga  Bupati John Kenedy Azis Apresiasi Program Arizal Aziz

“Birokrasi jangan hanya sibuk dengan rutinitas, tetapi harus mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

JKA juga mengingatkan pentingnya membangun disiplin, inovasi dan integritas. Setiap kewenangan yang diberikan harus digunakan secara bijaksana dan tidak boleh disalahgunakan.

Ia menekankan, pembangunan Padang Pariaman tidak mungkin dilakukan hanya oleh bupati dan wakil bupati. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari DPRD, Forkopimda, hingga masyarakat.

Sebagai koordinator dalam penyusunan dan penggunaan anggaran daerah, Sekda juga diminta memastikan kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Padang Pariaman adalah daerah yang tengah menghadapi berbagai tantangan pascabencana. Masih banyak yang harus dibenahi dan dibangun. Karena itu, mari kita perkuat kolaborasi dan bekerja bersama untuk memajukan daerah,” pungkas JKA. (drm)