Bupati John Kenedy Azis Apresiasi Program Arizal Aziz

PARIKMALINTANG – Anggota DPR-RI, H. Arizal Aziz luncurkan program Kampung Bebas Narkoba di Kabupaten Padang Pariaman.

Program tersebut tampak sangat diapresiasi oleh pemerintah kabupaten setempat.

“Pemkab Padang Pariaman sangat mendukung program brilian dari Bapak Arizal Aziz,” ujar Bupati John Kenedy Azis.

John Kenedy Azis (JKA) menyampaikan apresiasinyapada saat menghadiri launcing Program Kampung Bebas Narkoba di rumah aspirasi Arizal Aziz, Pasar Kampuang Dalam, Kecasmatan V Koto Kampuang Dalam, Padang Pariaman, Rabu (29/10).

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kata JKA, sangat tegas dan berkomitmen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dan, karenanya mendukug penuh program Kampung Bebas Narkoba yang disiasati H. Arizal Aziz.

Program ini adalah langkah konkret menghadapi situasi darurat narkoba yang kini kian mengkhawatirkan.

Bupati JKA menyampaikan apresiasi yang tinggi atas gagasan H. Arizal Aziz yang mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif dalam gerakan antinarkoba.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Muhajir Muslim Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat

“Kita sedang menghadapi situasi darurat narkoba. Karena itu, gerakan seperti Kampung Bebas Narkoba menjadi sangat penting. Saya mengajak seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum, jajaran pemerintah daerah, wali korong, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, para orang tua, hingga generasi muda, mari bersama-sama jauhi narkoba dan dukung gerakan ini,” kata kepala daerah tersebut.

Bupati menegaskan bahwa selain tindakan represif terhadap pelaku, dibutuhkan pula pendekatan pembinaan dan rehabilitasi agar masyarakat yang terjerumus dapat kembali pulih dan produktif.

Pemerintah daerah, katanya, terus mendorong sinergi antara kepolisian, BNN, tokoh masyarakat, serta organisasi sosial untuk memperkuat pencegahan sejak dini.

“Kita tidak hanya ingin menghukum pelaku, tetapi juga menyembuhkan dan menyelamatkan generasi muda kita. Membangun daerah bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun jiwa dan karakter,” tegasnya.

Sementara itu, H. Arizal Aziz menjelaskan bahwa program Kampung Bebas Narkoba akan dikembangkan di sejumlah kecamatan dengan pendekatan pembinaan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Sembuh dari Covid-19, Alhamdulillah DM Berkumpul Lagi dengan Keluarga

Ia juga merencanakan pendirian panti rehabilitasi serta akademi sepak bola berbasis pesantren sebagai sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah nyata untuk membangun ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, lebih dari 50 persen kasus yang ditangani aparat saat ini berkaitan dengan narkoba dan judi online, sehingga diperlukan tindakan kolektif dari semua pihak.

“Kalau kita diam, artinya kita ikut membiarkan masa depan generasi kita hancur. Mulai hari ini, kita harus berani melapor dan berani bertindak. Korban harus diselamatkan, bukan dikorbankan,” tegasnya.

Acara deklarasi turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Ketua DPRD Afrinaldi, Dandim 0308 Pariaman, Kajari, Waka Polresta Pariaman, perwakilan BNNP Sumbar, jajaran camat dan wali nagari, tokoh adat, tokoh agama, serta ratusan relawan antinarkoba.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kampung Bebas Narkoba diharapkan menjadi model pemberantasan narkoba berbasis komunitas yang berkelanjutan di Sumatera Barat.