KKN UNP Beri Pelatihan Pembuatan Briket dari Sekam Padi kepada Keltan Sadar Andaleh

LIMAPULUH KOTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) di Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan briket berbahan dasar sekam padi bersama Kelompok Tani Sadar di Jorong Pincuran Gadang.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi. Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi sekam padi sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Mahasiswa KKN menjelaskan proses pengolahan sekam padi| menjadi briket, mulai dari persiapan bahan proses pembakaran menjadi arang, penghalusan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, hingga proses pengeringan. Setelah sesi pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung setiap tahapan pembuatan briket dengan pendampingan dari mahasiswa.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari anggota Kelompok Tani Sadar. Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias, aktif berdiskusi, serta mencoba langsung teknik pembuatan briket. Melalui pelatihan ini, para petani memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah sekam padi yang selama ini kurang dimanfaatkan sehingga dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat sekaligus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal. Selain membantu mengurangi limbah pertanian, pembuatan briket juga berpotensi menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat.

Baca Juga  Lewat Posyandu Digital, Mahasiswa KKN UNP Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Nagari Muaro Bodi

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat. Sinergi antara mahasiswa KKN UNP Andaleh 2026 dengan Kelompok Tani Sadar menjadi wujud nyata kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan maupun perekonomian nagari. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNP 2026 berharap masyarakat Nagari Andaleh dapat terus mengembangkan pemanfaatan sekam padi sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Diharapkan pula kegiatan serupa apat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk mengoptimalkan limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna, nilai ekonomi, serta mendukung pelestarian.

Diharapkan pula, keberlanjutan usaha briket sekam padi ini dapat dipertimbangkan untuk dikelola bersama Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Andaleh, sehingga produksi dar pemasarannya dapat berjalan lebih terorganisir dan berkesinambungan.

Baca Juga  Pemko Pariaman Perpanjang 14 Hari Lagi Siswa Belajar di Rumah

Dengan melibatkanBUMNag

 

Hasil olahan briket sekam padi tidak hanva meniadi produk rumah tangga skala kecil, tetapi berpotensi berkembang menjadi salah satu unit usaha ekonomi nagari yang memberikan kontribusi bagi pendapatan asli nagari (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Sinergi ini diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi nagari berbasis potensi lokal, di manal inovasi hasil pelatihan mahasiswa KKN tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan berlanjut menjadi usaha produktif yang nyata Dengan dukungan BUMNag Andaleh, diharapkan program pemanfaatan sekam padi meniadi briket dapat terus tumbuh. Memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Nagari Andaleh, serta menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara perguruan tinggi, kelompok tani, dan lembaga ekonomi nagari dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. (r)