Dharmasraya, Topsatu – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) UPT SD Negeri 08 Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya ditinjau langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senin (13/7/2026). Kegiatan MPLS ini sebagai langkah awal menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026 / 2027.
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SDN 08 Pulau Punjung, Supina, S.Pd, komite sekolah serta majelis guru, Kepala Dinas Pendidikan, Boby Perdana Riza, Nastiyawati, S.Pd., M.A.P. Analis Kebijakan Ahli Pertama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen) dan undangan lainnya.
MPLS dilaksanakan selama lima hari, tanggal 13 sampai 17 Juli diikuti oleh 91 murid baru kelas 1 dan 389 murid kelas II sampai kelas VI.
Kepala SDN 08 Pulau Punjung, Supina, S.Pd mengatakan, kegiatan MPLS dilaksanakan mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan menekankan MPLS Ramah, yaitu kegiatan yang aman, nyaman, inklusif, edukatif, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan.
“Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, warga sekolah, tata tertib, budaya positif, serta berbagai program pembelajaran yang akan diikuti selama menempuh pendidikan di UPT SD Negeri 08 Pulau Punjung,” terang Supina.
Ia menambahkan, para murid juga diajak mengikuti berbagai kegiatan yang menyenangkan, membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, memilih ketua kelas, mengenal sesama teman dan kegiatan menarik lainnya.
“Yang pasti MPLS Ramah ini menumbuhkan semangat, rasa nyaman bagi anak untuk menempuh pendidikan di SDN 08,” katanya.
Kepala UPT SD Negeri 08 Pulau Punjung, Supina, S.Pd menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses penting untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh siswa baru merasa diterima, dihargai, dan siap mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat.
Lebih jauh, Supina menjelaskan, pelaksanaan MPLS juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua peserta didik. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
“Sesuai arahan Kemendikdasmen, penyelenggaraan MPLS mengedepankan penguatan karakter, pembiasaan hidup bersih dan sehat, pengenalan budaya sekolah, serta penanaman nilai-nilai Profil Lulusan yang berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, dan mampu bekerja sama. Seluruh rangkaian kegiatan disusun agar memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik baru,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Boby Perdana Riza berharap, melalui pelaksanaan MPLS Ramah, UPT SD Negeri 08 Pulau Punjung terus berkomitmen mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menggembirakan.
“Kegiatan ini merupakan awal yang baik bagi peserta didik dalam menempuh perjalanan pendidikan serta membentuk generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Kemudian, Nastiyawati, S.Pd., M.A.P. Analis Kebijakan Ahli Pertama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen) mengucapkan terimakasih atas sambutan pihak Dinas Pendidikan dan SDN 08 Pulau Punjung. Katanya, pihak sengaja langsung datang ke SDN 08 Pulau Punjung, Dharmasraya untuk menyaksikan dan monev kegiatan MPLS agar berlansung sesuai arahan Kemendikdasmen dan mencapai maksud yang tujuan.
“MPLS di SDN 08 Pulau Punjung sangat bagus dan berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.
Kegiatan MPLS diisi pula dengan penyerahan segaram sekolah gratis untuk anak miskin, penandatanganan deklarasi stop bulliying dan foto bersama. (roni)












