PADANG – Aspek kesehatan masih menjadi tantangan besar dalam dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan. Hal ini disampaikan Dokter Perusahaan PT Semen Padang, dr. Andy Riva Dana, MKK, FSQua, AIFO-K, dalam seminar kesehatan Bulan K3 Nasional 2026.
Dalam kegiatan bertema “Fit to Work, Fit for Life: Kesehatan Optimal untuk Kinerja Pekerja Tambang” tersebut, dr. Andy menekankan bahwa kebugaran jasmani dan kesehatan mental merupakan modal utama bagi pekerja tambang.
Menurutnya, konsep fit to work tidak hanya berarti mampu bekerja secara fisik, tetapi juga mencakup keseimbangan kesehatan fisik, mental, dan sosial.
“Pekerja yang sehat secara menyeluruh akan lebih aman, lebih produktif, dan mampu menjaga kualitas hidupnya,” ujar dr. Andy.
Ia menjelaskan bahwa pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah penyakit akibat kerja, terutama bagi pekerja tambang yang setiap hari dihadapkan pada risiko lingkungan kerja.
Pola makan seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, serta manajemen stres yang baik harus menjadi bagian dari gaya hidup pekerja tambang.
Tak hanya itu, dr. Andy juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan pekerja, terutama peran istri dalam mengatur pola hidup sehat di rumah.
“Dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan pekerja dalam menjaga kesehatannya. Lingkungan rumah yang sehat akan berdampak langsung pada kinerja di tempat kerja,” katanya.
Dalam pemaparannya, dr. Andy mengungkapkan data dari International Labour Organization (ILO) yang mencatat sekitar 2,78 juta kematian pekerja terjadi setiap tahun di dunia.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2,4 juta atau 86,3 persen disebabkan oleh penyakit akibat kerja, sementara sekitar 380 ribu kematian terjadi akibat kecelakaan kerja.
“Data ini menunjukkan bahwa penyakit akibat kerja merupakan ancaman yang jauh lebih besar dibanding kecelakaan kerja,” ungkapnya.
Ia menegaskan, upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan harus terus diperkuat agar pekerja tambang benar-benar fit for life.
“Dengan kesehatan yang optimal, produktivitas meningkat, semangat kerja terjaga, kualitas hidup membaik, dan pada akhirnya keluarga pun ikut merasakan manfaatnya,” pungkas dr. Andy. (*)












