Walikota Sawahlunto Lantik 862 PPPK 

Walikota Sawahlunto Riyanda Putra secara resmi melantik 862 PPPK di stadion Ombilin Senin (8/12). subandi

SAWAHLUNTO — Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi melantik 862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada apel bulanan pegawai yang digelar di Stadion Ombilin, Senin pagi (8/12). Kegiatan tersebut turut dihadiri para lurah, kepala desa, dan jajaran perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Riyanda mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang baru dilantik. Ia berharap momentum ini menjadi dorongan bagi para PPPK paruh waktu untuk meningkatkan kinerja dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Jadikan pelantikan ini sebagai langkah awal untuk bisa menjadi PPPK penuh waktu, bahkan menuju PNS. Karena itu bekerjalah dengan sungguh-sungguh, ikhlas, jujur, dan berintegritas,” pesan Wali Kota.

Riyanda juga menegaskan  kehadiran PPPK paruh waktu diharapkan dapat memperkuat kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto. Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan tidak bisa dibebankan kepada PNS saja, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur pegawai.

Baca Juga  Sawahlunto Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Ombilin

Meski demikian, ia mengingatkan akan ada evaluasi kinerja bagi seluruh PPPK paruh waktu dalam satu tahun ke depan. “Karena itu tingkatkan disiplin, kinerja, dan terus berinovasi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Riyanda turut menyampaikan sejumlah capaian yang diraih Pemko Sawahlunto menjelang akhir 2025. Di antaranya, penghargaan dari Kemendagri sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Terbaik, di mana Sawahlunto menjadi satu-satunya kota yang mewakili Sumatera Barat, serta penghargaan sebagai Kota Inovatif.

Riyanda menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan penyemangat untuk memasuki 2026. “Dalam kondisi sesulit apa pun, dengan kebersamaan, tagline Sawahlunto Maju dapat segera terwujud,” ujarnya.

Baca Juga  Alhamdulillah, Gaji PNS dan PPPK Naik Agustus 2023, Segini Nominal yang Masuk Rekening

Ia juga menyinggung keterbatasan anggaran yang harus dihadapi pemerintah kota. Namun hal itu justru diharapkannya menjadi pemicu untuk memperkuat partisipasi masyarakat, baik di ranah maupun perantauan. “Semangat gotong royong dari desa hingga perkotaan harus terus kita gelorakan,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, salah satu PPPK yang baru dilantik, Andi, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Setelah lebih dari 12 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, ia akhirnya resmi dilantik sebagai PPPK paruh waktu. “Berkat keikhlasan, kesabaran, dan kejujuran, akhirnya saya bisa sampai ke tahap ini,” ujarnya. (sbd)