PADANG – PT Semen Padang menunjukkan kecepatan respons dengan fokus mendistribusikan bantuan langsung ke titik-titik krisis, khususnya di wilayah yang kembali dihantam bencana. Fokus utama aksi cepat ini tertuju pada pengungsi di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, serta warga terdampak angin puting beliung di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Di Batu Busuk, wilayah yang diguncang kembali oleh banjir bandang, PT Semen Padang segera mengirimkan 360 bungkus makanan siap santap untuk pengungsi. Bantuan konsumsi yang bernilai total Rp7,2 juta ini hadir saat warga masih bertahan di lokasi pengungsian, dan kehadirannya disambut antusias oleh warga yang membutuhkan asupan mendesak.
Ilham Akbar, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, menyatakan bahwa kehadiran perusahaan didorong oleh rasa kepedulian yang mendalam. “Kami hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai bagian dari komunitas Kota Padang. Kita bahu membahu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.
Di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, yang puluhan rumahnya rusak akibat angin puting beliung, PT Semen Padang menyalurkan total 312 porsi makanan siap santap. Bantuan tersebut terdiri dari 156 paket makan siang dan 156 makan malam, serta tambahan bumbu masak, dengan nilai bantuan Rp5,368 juta, memastikan korban memiliki logistik dasar.
Pada awal bencana (Selasa, 26/11/2025), Batu Busuk juga telah menerima bantuan awal senilai Rp23,1 juta. Bantuan tersebut meliputi makanan siap santap, paket sembako, dan alat dapur umum, serta dukungan tenaga relawan. Kondisi medan yang sulit di sana tidak menghalangi tim Semen Padang untuk menembus lokasi dan memastikan bantuan tiba.
Selain makanan, perusahaan juga menyediakan perlindungan fisik bagi rumah yang rusak. Warga yang terdampak puting beliung di Batu Gadang menerima bantuan terpal, makanan siap santap, dan dukungan logistik lain senilai Rp16,760 juta. Di Kelurahan Koto Lalang, empat buah terpal disalurkan untuk perbaikan darurat rumah yang rusak.
Ilham Akbar menegaskan bahwa fokus Semen Padang adalah keberlanjutan bantuan selama masa krisis. “Kami mengikuti perkembangan dari BPBD dan pemerintah kota. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, PT Semen Padang akan terus hadir,” kata Ilham.
Aksi cepat dan terkoordinasi ini membuktikan efektivitas peran perusahaan dalam situasi darurat hidrometeorologi. Keberadaan bantuan konsumsi, logistik, dan perlindungan sementara seperti terpal terbukti sangat membantu warga melalui masa sulit, sekaligus mencerminkan langkah kongkret dalam kesiapsiagaan bencana. (*)












