Padang  

Jalan Taratak Saiyo Diresmikan, Pokir Rafdi Anggota DPRD Padang Jadi Pengungkit Utama Hadirnya Akses Baru di Pauh

PADANG – Pembangunan Jalan Taratak Saiyo di Kecamatan Pauh akhirnya tuntas dan resmi digunakan setelah diresmikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Sabtu (15/11/2025).

Akses sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 5 meter itu kini menjadi jalur penting yang menghubungkan kawasan Taratak di Kelurahan Koto Lua dengan kawasan Alai di Kelurahan Kapalo Koto.

Peresmian dilakukan melalui prosesi pemotongan pita oleh Wali Kota Padang bersama Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, serta Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, yang merupakan pengusul pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk pembangunan jalan tersebut.

Dalam Sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, terutama masyarakat yang bersedia menghibahkan tanah demi kelancaran pembangunan.

Baca Juga  Muharlion Ingatkan ASN Padang: WFH Jumat Jangan Jadi Ajang Libur Panjang

“Alhamdulillah, akses ini kini bisa dimanfaatkan warga. Jalan ini sangat membantu mobilitas, terutama untuk aktivitas pertanian yang menjadi andalan masyarakat di Pauh,” ujar Fadly.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa hadirnya Jalan Taratak Saiyo merupakan bukti nyata bagaimana Pokir DPRD dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat jika didukung kolaborasi pemerintah dan warga.

“Ketika pembangunan dilandasi kebutuhan langsung masyarakat, prosesnya jauh lebih cepat. Kami mengapresiasi komitmen Wali Kota dan kerja keras saudara Rafdi yang konsisten mengawal aspirasi warga,” kata Muharlion.

Sementara itu, Rafdi menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Taratak Saiyo merupakan program yang dikawal secara berkelanjutan sejak beberapa tahun terakhir melalui mekanisme Pokir.

Baca Juga  KETUA FSPPP – SPSI SUMBAR : RUU Omnibus Law Kesehatan Perlu Ditinjau Kembali, Ini Alasannya 

“Pekerjaan jalan ini dimulai sejak 2021 melalui dana BBGRM, kemudian tiga tahun berturut-turut dilanjutkan lewat Pokir kami dengan nilai total Rp1 miliar. Setelah itu, penyempurnaan kembali dilanjutkan melalui APBD Kota Padang sejak 2024,” terang Rafdi.

Ia berharap kehadiran akses ini menjadi pendorong peningkatan ekonomi warga sekaligus membuka peluang baru bagi perkembangan wilayah Pauh secara keseluruhan.

“Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan merata dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Semoga jalan ini menjadi langkah awal untuk kemajuan lebih besar di Pauh,” tutupnya. (*)