Bank Nagari Bantu Pedagang Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menyerahkan secara simbolis bantuan bagi para pedagang korban kebakaran di pusat pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH – Bank Nagari Cabang Payakumbuh dan Bank Nagari Syariah Payakumbuh memberikan bantuan bagi para pedagang korban kebakaran di pusat pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh, baru-baru ini.

Bantuan yang diberikan tersebut terdiri dari Bank Nagari Kantor Pusat sebesar Rp75 juta, Bank Nagari Cabang Payakumbuh Rp7,5 juta, dan Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh Rp7,5 juta.

Selain itu, Bank Nagari Cabang Payakumbuh juga akan membantu meringankan kredit atau angsuran pedagang yang ikut jadi korban dalam peristiwa yang hanguskan ratusan toko, palung dan lapak itu dengan melakukan restrukturisasi utang.

Restrukturisasi ini nantinya akan dilakukan penyesuaian ulang perjanjian pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan untuk membantu debitur yang mengalami kesulitan finansial, bukan menghapus utang, tetapi meringankan beban cicilan dengan mengubah skema pembayaran, seperti memperpanjang tenor, menurunkan suku bunga, atau mengurangi tunggakan bunga, agar debitur dapat tetap memenuhi kewajibannya.

Baca Juga  Bank Nagari Syariah dan Jamkrindo Syariah Menggelar Ngopi Pagi Bersama Pelaku Jasa Konstruksi

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh, Afnizon usai menyerahkan bantuan dan meninjau langsung lokasi kebakaran.

“Saat ini terhadap korban kita akan restrukturisasi dan tangguhkan terhadap pokok dan bunganya, hal itu kita mulai bulan ini,” sebut Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh, Afnizon didampingi Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian dan Kepala Cabang Bank Nagari Syariah, Dewi Purnama.

Lebih jauh Afnizon mengatakan, jumlah pedagang korban kebakaran yang menjadi nasabah Bank Nagari Payakumbuh mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang.

Baca Juga  Ekonomi Masyarakat Tak Kunjung Stabil, Pemko Payakumbuh Kurangi Sewa Toko Pasar

“Nasabah kita pedagang yang menjadi korban kebakaran mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang,” tambahnya.

Afnizon menjelaskan, saat ini Bank Nagari tengah melakukan pendataan terhadap kondisi korban kebakaran yang terdampak.

“Saat ini kawan-kawan di cabang tengah melakukan pendataan pedagang yang terdampak, apakah dampaknya sedang, parah atau seperti apa, semuanya,” ujarnya.

Sementara terkait peluang diberikannya kredit tambahan, Afnizon menyebut akan melihat perkembangan ke depannya. “Terhadap peluang kedepan, apakah ditambah atau tidaknya tergantung kepada kemampuan masing-masing nasabah untuk membayar,” tutupnya. (Soe)