Nagari Tabek Deklarasikan Jadi Kampung Bebas Narkoba

BATUSANGKAR – Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan mendeklarasikan program Kampung Bebas Narkoba di Balairung Sari, Kamis (21/8).

Acara bersejarah ini dibuka Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Septiyanto. Deklarasi dan peluncuran kampung berbas narkoba ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kakesbangpol Tanah Datar, Herison, yang mewakili bupati, Danramil Pariangan Lettu Inf. Dasfial, Kepala BNNK Payakumbuh, M. Febrian Jufril dan Kasi Pidum Kejari Batusangkar, Hamdika Wiradi Putra dan undangan lainnya.

Rombongan disambut perangkat Kecamatan Pariangan dan Walinagari Tabek, yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung inisiatif ini.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Nur Ichsan menyampaikan beberapa poin penting terkait bahaya narkoba dan upaya penanggulangannya.

“Data di Polda Sumbar, sudah 400 lebih pengedar narkoba  berhasil diamankan dalam 4 bulan terakhir. Satu kali penangkapan saja bisa menyelamatkan satu jorong dari jeratan narkoba,” ujarnya.

Kapolres menekankan narkoba tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga merusak tatanan sosial dan mental. Ia menegaskan kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam memberantas kejahatan ini.

Baca Juga  Pemkab Tanah Datar Terus Lakukan Evaluasi Tanggap Darurat

“Kami mengapresiasi Nagari Tabek yang telah berani mendeklarasikan diri sebagai Kampung Bebas Narkoba. Ini adalah bukti nyata masyarakat memiliki kesadaran tinggi akan bahaya narkoba,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi. “Perlu peran kita semua untuk memutus rantai peredaran narkoba. Harus ada kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Sementara Kepala Kesbangpol Heriosn mengatakan, peluncuran Kampung Bebas Narkoba di Nagari Tabek merupapakan langkah dan upaya pencegahan dan peredaran gelap (P4GN) di Tanah Datar.

Dengan adanya kampung bebas dari narkoba, langkah positif dalam rangka memerangi narkoba dan obat terlarang di Tanah Datar dan mengajak masyarakat untuk hidup sehat.

Keberhasilan Nagari Tabek menjadi kampung bebas narkoba menuntut kerjasama semua unsur. Tidak hanya pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat.

Tanah Datar merupakan daerah destinasi wisata. Dengan banyaknya kunjungan wisata apalagi Tanah Datar dikelilingi 7 daerah, sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Hampir tiap mingu ada penangkapan. Pelakunya generasi muda tersebar hampir di setiap kecamatan. Ini butuh perhatian semua pihak.

Baca Juga  Guru PAI di Tanah Datar Dibekali Bimbingan

Kampung bebas narkoba juga termasuk salah satu upaya melindungi generasi muda dan menjaga keamanan serta ketertiban. Ini Patut diapresiasi.

Didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Elsy Renie, deklarasi ini juga mendapat dukungan mahasiswa KKN Fakultas Syariah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar .

Elsy Renie menyebut Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus mendukung kegiatan deklarasi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap narkoba di Nagari Tabek.

|”Deklarasi ini sebagai guna mewujudkan Nagari Tabek maju dan generasi muda yang bersinar dan berprestasi,” ujar Bundo Kanduang Nagari tabek ini.

Kegiatan ini juga dihadiri tokoh agama, adat nagari serta pemuda yang terdiri dari mahasiswa KKN UIN Mahmud Yunus, siswa SMP 3 Pariangan dan warga. (r)