PULAU PUNJUNG – Kondisi jalan rusak di Dharmasraya menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Untuk itu wakil rakyat ini mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi jalan rusak di wilayah setempat.
Politisi PAN, Bayu Irawan mengatakan, keluhan masyarakat sehubungan kerusakan jalan semakin banyak, terutama di wilayah pinggiran kabupaten. Menurutnya, tanpa data yang akurat dan terkini, perencanaan perbaikan infrastruktur jalan akan sulit dilakukan secara efektif.
” Data kondisi jalan merupakan dasar penting dalam menyusun skala prioritas pembangunan, terutama untuk menentukan jalan mana saja yang perlu segera diperbaiki atau direkonstruksi. Kalau dibutuhkan Dinas PUPR bisa melibatkan pihak kecamatan dan desa dalam proses pendataan agar informasi yang diperoleh lebih valid,” ucap Bayu, Rabu (13/8/2025).
Lanjut Bayu, dengan pendataan yang akurat, proses perbaikan jalan dapat dilakukan lebih merata dan tepat sasaran, sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
” Akses jalan merupakan salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Eby mengatakan, benar bahwa ruas jalan kabupaten banyak yang sangat butuh perhatian untuk perbaikan. Masukan dan laporan dari warga dan nagari beberapa telah masuk dan semua sudah di survey untuk disampaikan laporannya kepada pimpinan. Termasuk juga ruas jalan nasional dan propinsi.
“Kita aktif untuk berkomunikasi dan mengupayakan perhatian pemerintah.
Dan sampai hari ini kita sudah berkolaborasi dengan perusahaan- perusahaan di Dharmasraya untuk berpartisipasi pada ruas- ruas jalan, khususnya yang dilalui transporternya,” terangnya.
Ia menambahkan, selain jalan, jembatan nagari juga banyak yang rusak. Sesuai instruksi bupati diusulkan di APBD P, dan bakal disusun prioritas perbaikan jembatan sesuai pertimbangan manfaat dan dampaknya untuk publik.
” Harapan bupati dengan berupaya dari berbagai sumber dana, termasuk bantuan perusahaan yang ada untuk dapat mengatasi permasalahan jalan dan jembatan rusak,” pungkasnya. ( roni )
Bayu Irawan.












