Walikota Pariaman Ikuti Munas VII Apeksi 2025 di Surabaya

Pariaman — Walikota Pariaman, Yota Balad, mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025 yang digelar di Kota Surabaya pada Kamis (8/5).

Munas APEKSI ini secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, dan dihadiri oleh 98 wali kota dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Wamendagri menegaskan bahwa menjadi seorang wali kota bukanlah tentang ketenaran, popularitas, atau kekuasaan, melainkan merupakan bentuk pengabdian tulus kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bima Arya juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Surabaya yang dinilai memiliki kapasitas fiskal terkuat di Indonesia, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp8 triliun.

“Ada sepuluh kota dengan kapasitas fiskal yang kuat, yaitu Surabaya, Semarang, Bekasi, Tangerang Selatan, Denpasar, Tangerang, Bogor, Bandung, Batam, dan Medan,” ungkap Bima.

Ia menambahkan, mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045 adalah menjadikan seluruh kota, termasuk 98 kota anggota APEKSI, memiliki kapasitas fiskal yang semakin kuat dari tahun ke tahun. Untuk itu, efisiensi dalam pengelolaan anggaran menjadi kunci.

Baca Juga  Mentan Serahkan Bantuan Traktor untuk Pemko Pariaman

“Efisiensi bukan semata soal pemangkasan, melainkan investasi jangka panjang. Ini mencakup pembangunan kultur baru, pendekatan baru, dan cara kerja yang lebih efektif. Sebagai contoh, efisiensi anggaran perjalanan dinas berhasil menurunkan belanja dari Rp44 triliun menjadi Rp34 triliun, serta pengurangan anggaran acara seremonial sebesar Rp4 triliun,” jelasnya.

Bima juga menekankan pentingnya peningkatan pendapatan dan belanja daerah, agar uang beredar di daerah semakin besar dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Ia turut menyampaikan apresiasi Presiden terhadap keberhasilan pengendalian inflasi nasional, yang saat ini termasuk salah satu yang terendah di dunia.

“Terakhir, saya mengimbau seluruh kepala daerah untuk memperkuat hubungan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bangunlah stabilitas politik yang dilandasi semangat kekeluargaan dan sinergi,” pesannya.

Baca Juga  Pemko Pariaman Tampilkan Hoyak Tabuik di Pawai Budaya Muskomwil I Apeksi

Sementara itu, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyambut baik pelaksanaan Munas VII APEKSI ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi Kota Pariaman, khususnya dalam memperluas jejaring antar daerah, memperkuat kolaborasi, serta menjadi ajang pertukaran inovasi kebijakan.

“Kegiatan ini sangat penting. Kami bisa belajar dari pengalaman kota-kota lain dan membawa pulang inspirasi untuk pengembangan kebijakan di Kota Pariaman, demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini sejalan dengan pesan Wamendagri bahwa esensi kepemimpinan adalah pengabdian,” ujar Yota.

Selain agenda musyawarah, Munas VII APEKSI 2025 juga diramaikan dengan forum diskusi tematik, pameran produk unggulan daerah, serta pawai budaya yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi dari berbagai kota di Indonesia. (agus)