Mentan Serahkan Bantuan Traktor untuk Pemko Pariaman

 

PARIAMAN – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman serahkan bantuan traktor senilai Rp 600 juta untuk Pemko Pariaman

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman, Yota Balad dalam pertemuan terbatas dengan Mentri Pertanian RI di Hotel Santika Padang, Selasa (16/9). Dalam pertemuan itu juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah beserta Bupati/Walikota se Sumbar.

Yota Balad menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan proposal kepada Kementan dalam pertemuan terbatas dengan beberapa kepala daerah, semoga ini segera ditanggapi oleh Menteri Pertanian RI.

Ia menyebutkan, bantuan ini merupakan bentuk komitmen Menteri Pertanian berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menguatkan ketahanan pangan Indonesia merata di setiap provinsi.

” Pemberian alat mesin pertanian itu tidak hanya sekadar hadiah namun akan dikontrol atau diawasi secara berkesinambungan oleh Menteri Pertanian. Tujuannya agar bantuan itu digunakan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap petani dan pertumbuhan ekonomi daerah ,” tukasnya.

Baca Juga  Pemko Pariaman Gelar Donor Darah

Selain itu, Mentan juga membantu perbaikan Bendungan Batang Anai II di Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman.

Diketahui bendungan ini tidak hanya mengaliri irigasi persawahan di Padang Pariaman, tapi juga 479 hektar sawah warga di Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

” Selama Irigasi Anai mengalami kerusakan, petani kami hanya menggunakan air tadah hujan untuk mengairi sawahnya , ” terang Yota Balad

” Dengan pengairan menggunakan tadah hujan tersebut petani hanya bisa menggarap sawahnya satu kali setahun namun dengan adanya Irigasi Anai maka panen padi bisa mencapai dua kali setahun ,” sambungnya.

Baca Juga  Genius Kumpulkan Kepala OPD untuk Percepatan Pengadaan Barang dan Jasa

Yota Balad berharap agar bendungan ini segera diperbaiki karena sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan petani di daerahnya.

Ia juga berharap dengan adanya bantuan dari Kementan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ekonomi masyarakat, dan membuka peluang usaha baru.

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan yang diberikan menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah.

” Bantuan tidak akan berulang bila daerah gagal memanfaatkannya. Oleh sebab itu, kami akan melakukan evaluasi ketat. Daerah yang tidak mampu melaksanakan dengan baik tidak akan mendapat bantuan tahun berikutnya. Saya juga akan meninjau langsung pemanfaatan bantuan ke Sumbar ,” tegasnya. (agus)