AGAM,- Pasca banjir lahar dingin Marapi Singgalang, Dinas Sosial Agam mendirikan dapur umum untuk kebutuhan makan minum warga korban dan terdampak bencana. Dapur Umum itu didirikan di lima lokasi berpencar untuk melayani warga dan relawan.
“Ada lima titik di tempat berbeda di kecamatan yang ditimpa bencana kita diri kan dapur umum ” kata Kadinsos Agam Yunilson malam ini.
Dapur umum itu didirikan dan dikelola oleh Tagana Agam sejak kemaren, dan hari ini sudah efektif melayani kebutuhan makan minum warga terdampak . “Kita harus sediakan makanan untuk warga sebanyak 1500 orang setiap hari” kata Yunilson.
Yunilson merinci lima lokasi dapur umum itu yakni di Nagari Kubang Putiah dikelola oleh Dinsos Agam ditambah bantuan dapur umum yang dikelola Pemkab Solok untuk melayani semua korban terdampak dan relawan di 3 kecamatan yaitu Sungai Pua, Canduang dan Ampek Angkek.
Selanjutnya kata Yunilson, di Bukik Batabuah dikelola oleh Relawan yang dibentuk masyarakat secara mandiri.
Begitu juga di Tigo Baleh Koya Bukittinggi dikelola oleh relawan
Di IV koto dan Ampek Angkek kata Yunilson dikelola oleh masyarakat setempat. “Mengingat luasnya cakupan bencana, tak semua nya dapat dilayani oleh Dinas Sosial” katanya.
Berkenaan dengan adanya pendirian dapur umum oleh Pemda Solok dan Kodya Bukittingi, atas nama Pemda Agam Yunilson menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih. “Namun kami berharap kepada relawan dan pemda kabupaten kota lain di Sumbar untuk ikut mendirikan dapur untuk kebutuhan warga terdampak dan relawan yang bekerja membersihkan lumpur dan material sisa banjir lahar dingin Marapi Singgalang. “Bantuan kawan kawan kabupaten kota dan relawan lainnya kami harapkan, dan terima kasih kepada semua yang sudah dan sedang membantu warga kami” ujar Yunilson (MK)












