PADANG – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang menggelar kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) massal di 11 Kecamatan kepada seluruh wajib pajak (WP) yang tidak memiliki izin dan belum terdaftar di Bapenda.
Kabid Pengendalian dan Pelaporan Bapenda Kota Padang, Ikrar Prakarsa mengatakan, kegiatan hari ini melibatkan seluruh tim pemungut pajak di masing-masing kecamatan yang ada di Padang, dalam rangka peningkatan PAD akhir tahun 2022.
“Tim pemungut pajak dari Kecamatan kita kerahkan, juga dibantu personel Satpol PP untuk turun ke lapangan melakukan peneguran kepada para wajib pajak, sekaligus mendata reklame yang belum izin, baik itu reklame tiang maupun reklame yang terpajang di jalan-jalan,” ungkap Ikrar.
Dengan mengerahkan Tim dari Kecamatan ungkap Ikrar, hal tersebut dilakukan berkaca dari kegiatan sebelumnya, dimana selama ini pihaknya belum ada yang turun secara massal dalam menegur WP.
Sehingga banyak yang tertinggal, dengan sidak massal inilah pihaknya jadi tahu mana reklame yang telah terdaftar, tidak ada izin, serta mana reklame yang telah membayar pajak.
“Karena SDM kita masih kurang, banyak yang tertinggal, sehingga sinergi tim masing-masing UPTD bersama Kecamatan dan juga Satpol PP Padang penting untuk ditingkatkan agar lebih mudah dalam memungut pajak,” jelas Ikrar.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan dilakukan selama tiga hari, yang dimulai hari ini hingga Kamis (15/12/2022). Dan hari ini karena cuaca kurang mendukung, dari 11 Kecamatan yang ada, hanya dapat mendata sekitar 20 Wajib Pajak.
“Jadi artinya ada sekitar 220 Wajib Pajak yang kita berikan peringatan dan surat teguran agar segera ke Bapenda. Kita beri WP ini waktu selama 3 hari, kalau tidak diindahkan, tentu seperti biasanya akan kita lakukan pembongkaran, pemasangan stiker, dan juga plank peringatan,” tegasnya.
“Dan kita juga mengimbau kepada seluruh Wajib Pajak yang belum melakukan perpanjangan pajaknya, segera diperpanjang. Dan yang belum mengurus pajak reklame, agar segera mungkin diurus,” imbuhnya. (MC)












