BKD Dharmasraya Jemput Bola untuk Genjot PAD

Tim BKD Dharmasraya, Bidang PBB dan BPHTB saat turun kelapangan guna menggenjot PAD.

PULAU PUNJUNG – Guna menggejot realisasi Pendapatan Daerah, Badan Keuangan Daerah ( BKD) Dharmasraya turun kelapangan. Dinas pengelola keuangan daerah ini membentuk dua tim, Bidang Pendapatan PBB dan BPHTB. Tim 1 melakukan koordinasi tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan. Sementara tim 2 melakukan pengukuran tentang balik nama sertifikat tanah dan menentukan harga NJOP dengan tanah sepadan.

Kepala BKD Dharmasraya, Asril menyebutkan, melihat Realisasi PBB per tanggal 26 September 2022 capaiannya baru 35% dari target Rp. 3.589.779.400, dan teralisasi baru Rp. 1.247.765.213.

” Sasaran pertama Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung dengan capaian 23%. Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai sudah mencapai 63%, merupakan nagari capaian tertinggi se Kecamatan Sungai Rumbai. Sasaran selanjutnya Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, yang capaiannya hanya 20%, hampir sama dengan Nagari Koto Padang, yakni nagari terendah realisasinya di Kecamatan Koto Baru,” ungkap Asril, Senin ( 10/10/2022).

Ia berharap seluruh nagari bisa intens dalam pelaksanaan PBB sebelum jatuh tempo pelunasan.

” Untuk PBB Perkotaan lansung dijemput oleh Bidang PBB dan BPHTB, yakni SPBU, Tower dan lainnya. Untuk PBB Perdesaan, 1 Nomor Objek Pajak (NOP) nilai maksimal sebesar Rp.499.999,” terangnya.

Baca Juga  Warga Jorong Tabek Bersih- bersih Lokasi Memeriahkan HUT RI

Katanya, Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya sudah berusaha memberikan kemudahan pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, baik itu mengunakan QRIS, Nagari Mobile, Transfer dan lainnya.

” Untuk Status pembayaran PBB bisa di cek melalui http://portal-pbb.dharmasrayakab.go.id/.
Situs ini memberi kemudahan oleh Wajib Pajak (WP) atau masyarakat untuk mengecek pembayaran (PBB), apakah sudah lunas atau belum,” pungkasnya. ( roni )