Lima Rumah Makan di Tanah Datar Bakal Memiliki Sertifikasi Halal

Tim praaudit rumah makan halal. (ist)

BATUSANGKAR – Lima rumah makan di Tanah Datar bakal memiliki sertifikasi halal. Pemberian ini sebagai raward untuk Tanah Datar, yang menjadi tiga besar kabupaten-kota terbaik Daya Tarik Wisata (DTW) Halal Sumbar 2021.

Kelima rumah makan tersebut adalah Aroma, Pondok Flora, Dapua Amak, Sawah Laman, dan Putra Tanjung.

Dinas Pariwisata Dinas Provinsi Sumatera Barat berkerja sama dengan Sucofindo dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memfasilitasi sertifikasi halal bagi rumah makan ini.

“Pemberian fasilitas untuk lima rumah makan tersebut adalah reward untuk Tanah Datar yang menjadi 3 besar kabupaten-kota terbaik DTW Halal Sumbar 2021,” kata Analis Pariwisata Dispar Sumbar, Nemiyarti S.Kom saat melakukan praaudit Rabu (13/7) di Batusangkar.

Baca Juga  20 Pasien Covid-19 di Tanah Datar Dinyatakan Sembuh

Dikatakan, pemberian sertifikasi halal ini, diberikan untuk reward dari dinas pariwisata provinsi.

Sementara, Sari Ulfayana, salahsatu auditor dari Sucofindo menyebut meski sudah difasilitasi masih ada kemungkinan lima rumah makan tersebut belum mendapat sertifikat halal.

“Belum ada jaminan bagi lima rumah makan pasti mendapat sertifikat halal, karena ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dan perbaiki bersama,” terangnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya bersama Dispar Sumbar juga Dinas Parpora Tanah Datar melakukan praaudit ke lima rumah makan tersebut sebelum audit.

Baca Juga  Doa Masyarakat Penuhi Medsos untuk Kesembuhan Bupati Irdinansyah

“Hari ini kita melakukan praudit, kita melihat kesiapan dari pelaku usaha untuk melakukan sertifikasi halal baik dari segi bahan, proses produk halal, kemudian dokumen dan kesiapan sumber daya. Kemudian kita juga memberikan masukan sehingga pelaku usaha siap untuk dilakukan pemeriksaan LBH,” kata Sari.

Untuk diketahui, Tanah Datar berhasil meraih peringkat pertama kabupaten dan kota terbaik Daya Tarik Wisata (DTW) Halal Sumbar 2021. Sementara itu, di posisi kedua ditempati Padang Panjang, diikuti Kabupaten Solok. (ydi)