Padang  

Kekeringan, BPBD Padang  Salurkan Air Bersih ke Warga 

BPBD Padang salurkan air bersih

PADANG  – Musim kemarau yang terjadi akhir-akhir ini telah menyebabkan kekeringan di sejumlah titik di Kota Padang.

Seperti yang terjadi kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, yang mana cuaca panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan sumber air PAMSIMAS dari Indarung mengalami kekeringan sehingga tidak bisa mengalirkan air bersih ke rumah-rumah warga.

Oleh sebab itu warga yang ada di daerah itu menggunakan PAMSIMAS tersebut membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari hari.

Minggu (10/4/2022) Tim BPBD Kota Padang dibawah Komando Kabid Kedaruratan dan Logistik, Basril melakukan distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Baca Juga  Ayani Women and Children Clinic Tawarkan Layanan Persalinan Tanpa Rasa Nyeri

“Kita bergerak cepat, karena warga sudah mengalami kekeringan, mulai dari pagi, kita sudah salurkan sejumlah air bersih ke warga yang terdampak, dan hari ini hari pertama penyaluran,” ungkap Basril.

Dia menyebutkan untuk di RT.01, RT.02 pada RW.02 Kelurahan Padang Besi, ada sekitar 99 KK yang terdampak akibat kekeringan ini.

“Untuk saat ini kita sudah salurkan air bersih untuk kebutuhan warga, dan nanti jika dibutuhkan nanti akan kita salurkan kembali,” kata dia.

Ia menjelaskan suplai air bersih ini merupakan kerjasama BPBD dengan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak.

Baca Juga  RS HB Sa'anin Beri Layanan Konseling Psikolog Bagi Warga Binaan Lapas

“Satu trip ada sekitar 5.000 liter. Kita dapat suplai air dari PDAM Kota Padang,” ujarnya.

Lebih lanjut Basril menjelaskan, krisis air yang dialami warga Padang Besi, karena mata air yang ada di daerah tersebut mengering dan juga pipa Pamsimas pun tidak mengalir Sementara, mata air dan Pamsimas itu merupakan satu-satunya sumber air bersih bagi warga yang tinggal di daerah tersebut.

“Peristiwa ini merupakan hal lumrah yang terjadi setiap musim kemarau melanda Kota Padang,” katanya (MC)