BATUSANGKAR – Sebanyak 541 mahasiswa dan pelajar menerima kucuran bantuan pendidikan, diserahkan secara simbolis Bupati Eka Putra, Rabu (18/8).
Dalam penyerahan di gedung Indo Jololito, Bupati menyebut kucuran anggaran disalurkan untuk bantuan ini mencapai Rp1,2 miliar lebih.
Secara simbolis diterima Nindya Nuriesta Prilly mahasiswa semester 7 Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
“Mengingat sektor pendidikan sebagai sektor prioritas pembangunan, untuk ini Pemkab setiap tahun menganggarkan bantuan pendidikan. Ini diberikan bagi anak dari kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya,” tandas Bupati.
Ia berpesan pada mahasiswa dan pelajar peneriman kucuran bantuan untuk terus semangat menuntut ilmu setinggi mungkin.
“Tuntut ilmu setinggi-tingginya, kalian adalah harapan masyarakat Tanah Datar di masa depan. Persiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi Indonesia Emas pada 100 tahun Indonesia Merdeka tahun 2045 dan jangan lupa jaga akhlak,” imbuh Eka.
Sebaran penerima bansos pendidikan adalah di Kecamatan X Koto ada 170, Batipuh 30 , Batipuh Selatan 12 , Pariangan 52, Rambatan 45, Lima Kaum 50, Tanjung Emas 132, Padang Ganting 42, Lintau Buo 16, Lintau Buo Utara 32, Sungayang 14, Sungai Tarab 34 , Salimpaung 54 dan Tanjung Baru 11 sehingga total ada 541orang.
Pada kesempatan juga disalurkan bantuan sosial bagi pengurus masjid dan pengurus organisasi masyarakat penerima dana hibah.
Dijelaskan, ada 46 bantuan dana hibah dengan total anggaran sebesar Rp2 Milyar lebih. Khusus hibah untuk masjid adalah bantuan yang diberikan ketika kunjungan tim safari ramadhan, sedangkan kunjungan tim ramadhan khusus bupati dan wabup akan direalisasikan pada anggaran perubahan
Menurut Kabag Kesra Afrizon, sesuai regulasi dan aturan berlaku, kegiatan ini dipindahkan ke Bagian Kesra dan dimana proposal yang masuk dari 2019-2020 bisa realisasikan tahun ini sebesar Rp3,2 miliar lebih.
Sementara, bantuan hibah untuk masjid diterima simbolis oleh Pengurus Masjid Raya Rambatan.(ydi)












