Padang  

15 Rumah Warga Hanyut, Bupati Datangi Nagari Sumpur

Jembatan putus di Nagari Sumpur

BATUSANGKAR – Nagari sumpur adalah salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat tersapu banjir bandang dari Batang Sumpur. Menurut keterangan Satgas dilapangan, setidaknya ada 15 rumah masyarakat hanyut akibat banjir bandang yang melanda dan 23 rumah lainnya terancam hanyut dan saat ini sudah tidak bisa ditinggali.

Wali Nagari Sumpur, Minggu (30/11) mengatakan warga yang mengungsi saat ini sudah ditampung di 3 posko pengungsian, danĀ  membutuhkan bantuan berupa ganset, sembako dan juga selimut.

Menjawab kekhawatiran masyarakat Sumpur, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Dandim 0307 Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi langsung turun ke lokasi. Dalam pantauan di lapangan sangat diperlukan untuk segera menurunkan alat berat berupa excavator dan Bulldozer supaya bisa memperbaiki jalan dan pemukiman yang sudah hanyut terbawa air.

Baca Juga  2019, Sumbar Terima Rp615,6 Miliar Dana Insentif Daerah

Pada saat berada di lokasi tersebut, bupati menghubungi Kepala BWSS V Naryo Widodo melalui video call aplikasi whatsapp. Saat itu melalui sambungan telpon video call WhatsApp Eka Putra langsung menunjukkan bagaimana situasi sungai Batang Sumpur saat ini dan terlihatlah dengan jelas sungai yang awalnya hanya 25 meter sekarang sudah menjadi kisaran 60 meter.

Selain itu, dalam kunjungannya tersebut Eka Putra juga langsung menurunkan bantuan berupa bahan makanan seperti beras, mie instan, 1 unit genset, selimut dan susu untuk anak-anak.

Baca Juga  Penanganan di Kejari Padang, Perkara Narkoba Mendominasi

Ia juga menyampaikan, melalui Dinas Kominfo Pemerintah Daerah Tanah Datar juga sudah membuat flyer untuk penerimaan bantuan bencana alam di Tanah Datar.

“Semoga dengan usaha maksimal yang kita lakukan bisa membuat situasi menjadi normal kembali,” ucap bupati. (r)