Walikota Pariaman Minta PT KAI Divre II Sumbar Sediakan Gerbong Khusus Bawa Sepeda

  • Bagikan

PARIAMAN – Walikota Pariaman, Genius Umar minta pada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyediakan gerbong khusus sepeda. Pasalnya, masyarakat yang dari Padang khususnya bisa memanfaatkan gerbong tersebut untuk sepedanya. Selanjutnya, mereka bisa bersepeda di Kota Pariaman melihat keindahan destinasi wisata dan alam Kota Pariaman.

Permintaan itu disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar langsung kepada Kepala KAI Divre II Sumbar, Kuncoro ketika melakukan kunjungan ke Pemko Pariaman, di ruang kerja Walikota Pariaman, Senin (31/5).

Bukan permintaan gerbong khusus sepeda di atas kereta api saja, Walikota Pariaman Genius Umar juga minta PT KAI untuk membuat taman-taman di Stasiun Kota Pariaman. Tujuannya, supaya stasiun menjadi indah.

“Kita ingin stasiun kita terlihat cantik dengan taman-taman bunga di sekililingnya. Ditambah lagi sentuhan seni lukisan mural disekitar stasiun dengan tema kereta api ,” ucapnya.

Sekaitan dengan sering terjadi kecelakaan antara kereta api dengan pengendara mobil di lintasan tanpa plang, Genius minta agar PT KAI memperhatikan keamanan di setiap perlintasan kereta api yang sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Diungkapkannya, ia juga instruksikan OPD terkait, camat, kepala desa dan lurah untuk memberikan pelatihan kepada Dubalang agar difungsikan menjaga di setiap perlintasan kereta api di Kota Pariaman.

Dikatakannya juga kunjungan Kepala Divre II PT KAI Sumbar ke Kota Pariaman merupakan tindaklanjut dari pertemuannya dengan Dirut PT KAI difasilitasi oleh Anggota DPR RI Bapak Andre Rosiade beberapa hari lalu.

Genius mengakui bahwa keberadaan PT KAI dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman, membuat biaya transportasi menjadi murah.

Sementara itu, Kepala Divre PT KAI, Kuncoro juga meminta agar Pemko Pariaman menertibkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sekitar Stasiun Kota Pariaman.

Selain itu, PT KAI juga berencana akan mengundang BPBD terkait tanggap darurat bencana untuk melatih masinisnya tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan saat terjadi gempa dan tsunami. (Agus)

  • Bagikan