Walikota Padang Panjang Luncurkan 5 Inovasi Baru Disdukcapil

Walikota Fadly Amran menyerahkan piagam penghargaan dari Disdukcapil kepada sejumlah OPD yang mendukung program dinas tersebut, saat launching 5 inovasi baru Disdukcapil, Kamis (17/6) di aula balaikota setempat. (Ist)

PADANG PANJANG -Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padang Panjang tak henti-hentinya berinovasi. Setelah sebelumnya ada inovasi Paduko, Selalu Samawa dan sejumlah inovasi lainnya, Kamis (17/6) kemarin, OPD yang dipimpin Hj. Maini itu kembali meluncurkan lima inovasi baru.

Inovasi yang merupakan wujud dari upaya peningkatkan pelayanan yang paripurna untuk warga kota itu diluncurkan Walikota H. Fadly Amran balaikota setempat. Dengan hadirnya 5 inovasi ini, total sudah ada 12 inovasi Disdukcapil.

“Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada Disdukcapil yang kembali melahirkan inovasi baru. Semoga dengan adanya inovasi ini, memberi banyak manfaat bagi masyarakat,” kata Fadly. Walikota pun berharap OPD lain bisa meniru keberhasilan dari Disdukcapil.

Kadis Dukcapil Maini mengatakan, pada 2021 ini, untuk memenuhi berbagai tantangan dan keinginan masyarakat terhadap layanan yang lebih mudah, lebih murah dan lebih cepat, pihaknya berupaya melahirkan lima inovasi. Inovasi itu adalah Mendung Sesaat, Spot Rehat, Pop Corn, dr. Dukcapil dan Si Gadis Dukcapil.

Baca Juga  Ternyata 20 Formasi PPPK di Padang Panjang tak Ada Peminat

Adapun inovasi Mendung Sesaat, kata Maini, bermakna “Dokumen Kependudukan Langsung Selesai Setelah Putusan”. Inovasi ini hasil kerja sama Didukcapil dengan Pengadilan Agama Padang Panjang.

Wujud inovasi ini yaitu layanan terpadu bagi warga yang telah keluar putusan perceraian, akan langsung diterbikan Kartu Keluarga yang terpisah dan KTP masing-masing, dengan status perkawinan yang telah berubah.

Kemudian, Spot Rehat yaitu “Spot Perekaman KTP dengan Hasil Terbaik”. Terinspiransi dengan viralnya tangkap layar hasil foto KTP-el yang beredar di media sosial, apakah itu foto kinclong, foto KTP dalam keadaan tertawa, bahkan dengan mata terpejam.

“Disdukcapil membuat inovasi sederhana namun sangat berarti bagi pemilik KTP-el. Berbeda dengan Dukcapil di kota-kota lain, di Padang Panjang masyarakat bisa melihat hasil foto dengan tamabahan layar monitor yang disediakan bagi warga untuk melihat hasil foto. Mengingat KTP-el akan digunakan seumur hidup,” jelasnya.

Lalu inovasi Pop Corn atau “Photo OPD Corner” merupakan spot kreatif yang menampilkan data dan informasi kependudukan yang menarik, informatif dan mudah dipahami masyarakat. Media visual ini difungsikan sebagai sarana atau tempat berswa-foto bagi masyarakat setelah memperoleh pelayanan administrasi dokumen kependudukan.

Baca Juga  Pesta Rakyat Hari Jadi Kota Padang Panjang Hadirkan Fauzana dan Ajo Buset

Hal ini dapat menjadi indikator kepuasan dan kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kependudukan sebagai implementasi dari komitmen Disdukcapil.

Kemudian ada dr. Dukcapil. “Inovasi ini lahir akibat keresahan kami terhadap data warga yang tidak diperbaharui bahkan hingga belasan tahun. Berbeda dengan akta dan KTP, Kartu Keluarga bisa saja diperbaharui setiap tahun,” tuturnya.

Selanjutnya Inovasi Sigadis Dukcapil yaitu Sistem Informasi Geografis Data dan Informasi Dukcapil. “Inovasi ini merupakan salah satu bentuk penyajian data agregat kependudukan berbasis peta kebumian (geografis) yang menggambarkan struktur, distribusi/persebaran, kuantitas dan kualitas penduduk Kota Padang Panjang.

Sistem ini memberikan kemudahan pada masyarakat dalam memperoleh informasi dan data agregat kependudukan untuk pemanfaatan data sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Di akhir peluncuran, Dukcapil memberikan piagam penghargaan kepada 7 OPD lingkup Pemerintah Kota Padang Panjang, yaitu, Bappeda, Dinas Pangan dan Pertanian, RSUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perindagkop, PTSP, DKK. Penghargaan juga diberikan kepada instansi vertikal, salah satunya Kantor Kementerian Agama. (Jas)