TSR Padang Pariaman Kunjungi Masjid Wanita Kuranji Hilir

PADANG PARIAMAN – Setiap Ramadan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk Tim Safari Ramadan (TSR). Masing-masing TSR dipimpin bupati, wakil bupati, Sekda, serta unsur Forkopimda. Tahun ini, jumlah TSR berkurang dibandingkan tahun sebelumnya, yakni menjadi 10 tim.

Untuk TSR tahun 1447 H/2026 M, seluruh tim dan anggota yang telah dibentuk mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama. Menjelang waktu berbuka, acara diawali dengan sambutan bupati dan tausiah oleh ustaz yang digelar di Pendopo Bupati, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (24/2).

Tim VI yang diketuai Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman beranggotakan Staf Ahli Bupati Taslim Leter, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Dedi Spendri, Kabag Hukum Riki Zakaria, Plt. Kepala Kesbangpol, penceramah, serta anggota DPRD dari Dapil III. Tim ini melakukan kunjungan Safari Ramadan ke Masjid Wanita, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.

Ketua Pengurus Masjid Wanita Nagari Kuranji Hilir, Farida, melaporkan bahwa tempat ibadah tersebut dulunya hanya sebuah musala. Pembangunannya dimulai pada 1968 yang dimotori oleh kaum wanita.

Baca Juga  Bupati JKA Luncurkan Sistem Pembayaran Pajak Secara Non Tunai

Seiring berjalannya waktu, bangunan musala tersebut mengalami kerusakan. Faktor utamanya adalah sering digenangi air Batang Sungai Limau yang berjarak kurang lebih tiga meter dari lokasi bangunan.

Atas inisiatif sejumlah tokoh masyarakat, kemudian dilakukan pembangunan baru yang diupayakan tidak lagi terdampak luapan Batang Sungai Limau. Dengan hadirnya bangunan baru tersebut, namanya pun berubah menjadi Masjid Wanita. “Satu-satunya Masjid Wanita di Padang Pariaman khususnya,” ujarnya.

Meski bernama Masjid Wanita, kegiatan ibadah, termasuk pada Ramadan, juga diramaikan oleh kaum laki-laki.

Pada kesempatan itu, Farida juga menyampaikan kepada TSR Padang Pariaman mengenai kondisi fisik bangunan saat ini. Masjid Wanita masih membutuhkan tempat wudu yang representatif.

Walinagari Kuranji Hilir, Janar Beyen, menambahkan bahwa masjid tersebut juga digunakan untuk kegiatan pengajian kaum wanita di daerah itu. “Alhamdulillah, kegiatan keagamaan berjalan lancar, terutama oleh majelis taklim,” tuturnya.

Baca Juga  Tahun Ini, Pemkab Padang Pariaman Bangun Jalan dan Jembatan

Di sisi lain, Janar Beyen juga menyampaikan persoalan sosial di Nagari Kuranji Hilir. Saat ini, sebagian warga terpengaruh judi online serta peredaran narkoba, khususnya di kalangan remaja.

Untuk itu, walinagari mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat agar bersama-sama meminimalisir peredaran judi online dan narkoba di Nagari Kuranji Hilir karena merusak mental dan ekonomi, terutama bagi mereka yang telah kecanduan.

Sementara itu, Ketua TSR VI Padang Pariaman yang diwakili Taslim Leter juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga anak-anak dari pengaruh judi online dan narkoba. Permasalahan ini, menurutnya, tidak dapat ditangani oleh pihak kepolisian semata, tetapi sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian orang tua.

Pada kesempatan tersebut, TSR VI Padang Pariaman menyerahkan bantuan senilai Rp15.000.000 serta lima buah Al-Qur’an. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Masjid Wanita Nagari Kuranji Hilir, Farida. (agus)