Sumbar Kini Punya Forum Inlis Lite

oleh
Plh. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, foto bersama dengan pengurus Forum Inlis Lite Sumbar yang baru terbentuk. Ist

 

PADANG-Provinsi Sumbar saat ini telah memiliki Forum Inlis Lite. Terbentuknya forum tersebut diharapkan mampu menjalankan program aplikasi Inlis Lite, guna meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Alfiandri mengatakan salah satu sarana untuk menghimpun data koleksi adalah dengan menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh perpustakaan nasional yaitu Inlis Lite.

“Inlis Lite menjadi bagian dari sarana berbasis teknologi informasi dan komunikasi, yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional RI untuk perpustakaan di daerah. Fungsinya agar dapat mendata dan melayankan koleksi yang dimiliki serta mengirim data tersebut, ke pangkalan data Katalog nduk Nasional (KIN) dan Bibliografi Nasional Indonesia (BNI) melalui jaringan internet,” kata Alfiandri, kepada Singgalang, Selasa (30/10).

Dikatakannya, penguatan kapasitas pengelola perpustakaan dalam menjalankan program aplikasi Inlis Lite merupakan kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan pemahaman program aplikasi Inlis Lite yang terintegrasi dari pusat hingga ke desa.

Di sisi lain, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, pada 24 Oktober lalu menggelar workshop Inlis Lite. Menurut Alfiandri, kegiatan itu diharapkan dapat membawa manfaat untuk terus mendorong kemajuan perpustakaan di wilayah Sumbar pada khususnya serta kemajuan perpustakaan di seluruh indonsia pada umumnya.

“Pelaksanaan workshop merupakan kegiatan yang penting sebagai wujud kepedulian dan keseriusan kita dalam merelaisasikan materi UU No. 43 tahun tentang perpustakaan dan perundang-undangan No. 40 tahun 1990 tentang karya cetak dan karya rekam. Fungsinya untuk menghimpun koleksi yang diterbitkan oleh penerbit dan menghimoun data koleksi yang dimiliki oleh seluruh perpusatkaan yang ada di Indonesia,” terang Alfiandri.

Peserta yang telah mengikuti workshop pengelola perpusatkaan, diharapkan dapat memanfaatkan program ini dengan fitur dan fasilitas baru. Mereka juga diharapkan menyosialisasikan program aplikasi ini kepada perpustakaan binaan di wilayah masing-masing.

Untuk jajaran pengurus forum Inlis Lite terpilih, nantinya tertumpang harapan pemerintah, untuk meningkatkan mutu pengelolaan perpustkaan berbasiskan aplikasi inlislite menjadi lebih baik. Serta menjadikan forum ini sebagai sarana dan wahana berkomunikasi bertukar pikiran, sharing informasi antar sesama forum.

“Hal yang paling penting adalah mempraktikkan pengetahuan yang telah dimiliki dan menularkannya kepada anggota forum lainnya. Dengan begitu masyarakat pemustaka dapat memanfaatkan perpustakaan secara mudah dan menyenangkan,” ujarnya.

Sementara Forum Inlis Lite Sumbar diketuai Syah Rahmat dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bukittinggi, sekretaris,Budiman Muslim, dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, bendahara, Rozi S.IP, dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar. (107)

Loading...